TPA Al Amin Ende Resmi Dibuka, Bina Generasi Muda Islam
- 05 Jul 2026 18:09 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Al Amin di Jalan Perwira, Kelurahan Kota Raja, Kabupaten Ende, resmi diresmikan pada Sabtu 4 Juli 2026. Kehadiran lembaga ini diharapkan menjadi ruang pembinaan generasi muda agar tidak hanya mampu membaca Al-Qur'an, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan semangat toleransi.
Peresmian TPA Al Amin dihadiri Direktur PT Karya Kala Global H. Tashuri, Ketua DUKKE Jakarta H. Ishak Marjuki, Ketua Yayasan Timur Bangkit Peduli (YTBP) Abdurachman Sumbi, serta mantan Bupati Ende H. Djafar H. Achmad. Hadir pula Camat Ende Utara, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Direktur PT Karya Kala Global, H. Tashuri, mengatakan peresmian TPA Al Amin menjadi bentuk kepedulian terhadap pendidikan agama bagi anak-anak dan remaja di Ende. Menurutnya, lembaga pendidikan keagamaan dibutuhkan untuk menjawab keresahan masyarakat terhadap derasnya arus informasi digital yang memengaruhi perilaku generasi muda.
Ia menilai anak-anak saat ini memerlukan pendampingan agar mampu memilah informasi yang benar sekaligus membangun karakter yang baik. Karena itu, TPA Al Amin diharapkan menjadi tempat pembinaan yang menanamkan kesadaran akan pentingnya ilmu agama sejak dini.
Tashuri berharap pengurus dan tenaga pengajar dapat istiqomah menjalankan amanah pendidikan tersebut. Ia menegaskan, pemahaman agama yang benar akan melahirkan generasi yang toleran, menghargai perbedaan, dan mampu hidup berdampingan dalam keberagaman.
Menurut dia, Islam mengajarkan penghormatan terhadap perbedaan suku, agama, dan ras sebagai bagian dari sunnatullah dalam kehidupan. Bekal ilmu agama yang baik, kata dia, akan membantu anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang menjaga persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.
Sementara itu, Ketua DUKKE Jakarta H. Ishak Marjuki menjelaskan dukungan terhadap pembangunan TPA Al Amin merupakan bagian dari komitmen organisasi diaspora Ende di Jakarta dalam bidang sosial dan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap lembaga itu menjadi sarana belajar Al-Qur'an yang bermanfaat sekaligus terus mendapat dukungan donatur untuk pengembangannya ke depan.
Ishak menilai fasilitas belajar yang nyaman akan mendorong anak-anak lebih tertarik mempelajari Al-Qur'an di tengah tantangan penggunaan media sosial yang semakin besar. Dengan bekal agama yang kuat, ia berharap para santri memiliki karakter baik dan kesiapan menghadapi masa depan.
Ketua Yayasan Timur Bangkit Peduli, Abdurachman Sumbi, mengatakan TPA Al Amin dirancang bukan hanya untuk mengajarkan bacaan Al-Qur'an, tetapi juga membina mental, akhlak, serta menambah wawasan santri. Dalam program jangka pendek enam bulan, santri ditargetkan mampu membaca Al-Qur'an dengan baik, sedangkan dalam jangka panjang mereka dipersiapkan mengikuti kegiatan keagamaan seperti MTQ serta memperdalam pemahaman nilai-nilai Al-Qur'an.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....