Bupati Lembata Singgung Fiskal Daerah di Forum Legio Maria

  • 16 Mar 2026 15:00 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Lembata – Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq menyinggung kondisi fiskal daerah saat menghadiri penutupan Pertemuan Tahunan Legio Maria tingkat komisium dekenat di Aula Paroki Kristus Raja Wangatoa, Minggu, 15 Maret 2026. Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak sepenuhnya bergantung pada bantuan pemerintah.

Kegiatan tersebut secara resmi ditutup Uskup Larantuka Mgr. Yohanes Hans Monteiro. Hadir pula Romo Deken Lembata Philipus Sinyo Da Gomez, Sekretaris Keuskupan Larantuka, para pastor paroki, tokoh agama, serta anggota Legio Maria dari berbagai paroki di Kabupaten Lembata.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lembata saat ini tengah menjalankan program prioritas Nelayan Tani Ternak (NTT). Program tersebut menjadi strategi pembangunan daerah menuju Lembata yang maju, lestari, dan berdaya saing.

Namun, ia mengakui tidak semua rencana pembangunan dapat berjalan sesuai harapan. Hal itu disebabkan kondisi fiskal daerah yang terbatas, terutama setelah adanya kebijakan pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat.

“Kondisi fiskal kita memang sangat terbatas. Karena itu saya berharap masyarakat memahami situasi ini dan tidak sepenuhnya berharap bantuan dari pemerintah,” ujar Bupati Kanis Tuaq.

Ia menegaskan keberhasilan program pembangunan daerah membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Pemerintah daerah, menurutnya, tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.

Bupati juga berharap masyarakat terus menjaga semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai keterbatasan. Dengan kerja sama semua pihak, pembangunan daerah diharapkan tetap dapat berjalan secara bertahap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....