Revitalisasi Depot BBM Lewoleba Mulai Dibahas

  • 16 Mar 2026 14:28 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Lembata – Pemkab Lembata membahas rencana revitalisasi depot bahan bakar minyak (BBM) di Lewoleba bersama PT Grayson Alfarezy Sapujagad, Sabtu 14 Maret 2026. Pembahasan dilakukan melalui rapat koordinasi virtual yang dipimpin Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq dari Ruang Rapat Bupati Lembata.

Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata Paskalis Ola Tapo Bali dan Asisten I Sekretariat Daerah Quintus Irenius Suciadi. Sejumlah pimpinan perangkat daerah juga mengikuti pembahasan rencana pengelolaan fasilitas depot BBM di wilayah Lewoleba.

Dalam pemaparannya, pihak PT Grayson Alfarezy Sapujagad menjelaskan bahwa revitalisasi dilakukan untuk mengoptimalkan fasilitas depot yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Pemerintah daerah berharap keberadaan depot tersebut dapat mendukung peningkatan ketersediaan BBM di Kabupaten Lembata.

Fasilitas depot yang direncanakan memiliki kapasitas tangki 4 x 300 kiloliter. Tangki tersebut akan digunakan untuk penyimpanan beberapa jenis BBM, antara lain Pertalite, Pertamax, Solar B40, dan Pertadex.

Selain itu, perusahaan juga merencanakan pembangunan trestel jetty atau dermaga khusus. Dermaga tersebut dirancang memiliki kapasitas sekitar 1.000 DWT untuk mendukung proses bongkar muat BBM dari kapal tanker.

Revitalisasi depot juga mencakup peningkatan standar Health, Safety, Security and Environment (HSSE). Hal ini dilakukan agar fasilitas depot memenuhi standar industri minyak dan gas.

Pemerintah Kabupaten Lembata berharap revitalisasi depot BBM di Lewoleba dapat berjalan sesuai rencana. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan memperkuat sistem distribusi energi di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....