Guru Hadapi Tantangan Buku Bilingual Digital

  • 15 Mar 2026 21:47 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flores Timur – Pemanfaatan buku bilingual digital di sekolah mulai diperkenalkan di Kabupaten Flores Timur sebagai bagian dari inovasi pembelajaran. Namun penerapannya masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait kemampuan penggunaan teknologi oleh sebagian guru.

Koordinator wilayah Flores Timur–Lembata Yosep Erasmus Openg mengatakan beberapa guru yang mendekati masa pensiun masih mengalami kesulitan memanfaatkan perangkat digital dalam proses pembelajaran.

Hal tersebut disampaikan dalam dialog pendidikan bersama Pro 1 RRI Ende pada Jumat, 13 Maret 2026.

Menurut Erasmus, meskipun masih terdapat kendala teknis, sebagian besar guru merasa terbantu dengan adanya buku bilingual digital tersebut.

Ia menjelaskan siswa justru lebih cepat beradaptasi dengan metode pembelajaran digital karena generasi muda sudah terbiasa menggunakan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Buku tersebut juga dilengkapi dengan video pembelajaran dalam dua bahasa yang dilengkapi terjemahan sehingga memudahkan siswa memahami materi.

Selain membantu pemahaman materi pelajaran, metode ini juga melatih kemampuan siswa dalam mendengar dan memahami bahasa Inggris.

Erasmus mengatakan saat ini buku bilingual digital sudah mulai diperkenalkan di sejumlah sekolah tingkat SMP di Flores Timur.

Dari sekitar 60 sekolah, sekitar 16 hingga 17 sekolah sudah mulai mengenal dan mencoba menggunakan konsep pembelajaran tersebut.

Ia berharap ke depan lebih banyak sekolah yang dapat memanfaatkan buku digital sebagai referensi pembelajaran.

“Mudah-mudahan para Bapak Ibu guru di Flores Timur maupun di seluruh NTT dapat mengakses buku Mediatama ini sebagai referensi pembelajaran,” ujarnya.

Program tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat kemampuan bahasa siswa di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....