Petani Jeruk Ondorea Barat Keluhkan Pemasaran, Harap Dukungan Pemerintah
- 15 Mar 2026 20:29 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Petani jeruk di Desa Ondorea Barat, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, berhasil mengembangkan usaha budidaya jeruk secara mandiri dengan mengandalkan modal dan usaha sendiri. Kebun jeruk yang ia kelola kini mulai produktif dan mampu menghasilkan panen yang cukup baik setiap musimnya.
Fanci Kako, petani jeruk asal desa Ondorea Barat kepada RRI, Sabtu 14 Maret 2026 mengatakan usaha tersebut dimulai secara bertahap dengan menanam bibit jeruk di lahan miliknya. Berkat ketekunan merawat tanaman, kebun jeruk tersebut kini memberikan hasil yang cukup menjanjikan. Menurutnya, kondisi tanah dan iklim di wilayah Ondorea Barat sangat mendukung pertumbuhan tanaman jeruk sehingga buah yang dihasilkan memiliki kualitas baik dan rasa manis.
Meski demikian, di balik hasil panen yang cukup melimpah, Fanci mengaku masih menghadapi kendala dalam hal pemasaran. Selama ini ia masih harus menjual sendiri hasil panen jeruk karena belum adanya akses pasar yang jelas bagi para petani di wilayah tersebut.
Ia biasanya membawa sendiri jeruk hasil panen ke pasar atau menunggu pembeli yang datang langsung ke desa. Kondisi tersebut membuat proses penjualan sering memakan waktu dan tenaga, bahkan harga jeruk sering tidak menentu, terutama saat pasokan sedang melimpah.
“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah, terutama dalam membantu pemasaran hasil jeruk supaya petani tidak kesulitan menjual hasil panen,” katanya.
Sebagai petani jeruk, Fanci berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian kepada para petani jeruk, khususnya dalam membantu membuka akses pemasaran hasil pertanian. Ia juga berharap adanya kerja sama dengan distributor atau pihak pembeli besar agar hasil panen petani dapat terserap pasar dengan harga yang lebih stabil.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....