Operasi Ketupat 2026 Libatkan 161 Ribu Personel
- 14 Mar 2026 00:30 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata – Kepolisian Republik Indonesia mengerahkan 161.243 personel gabungan dalam Operasi Ketupat 2026 untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri. Operasi tersebut berlangsung selama 13 hari mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Hal tersebut disampaikan dalam amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dibacakan saat Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat di Mapolres Lembata, Kamis, 12 Maret 2026. Operasi ini melibatkan TNI, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait.
Secara nasional, Polri mendirikan 2.746 pos pengamanan dan pelayanan di berbagai wilayah. Pos tersebut terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu.
Pengamanan difokuskan pada lebih dari 185 ribu objek vital. Objek tersebut meliputi masjid, lokasi salat Id, terminal, pelabuhan, bandara, pusat perbelanjaan, dan objek wisata.
Dalam amanatnya, Kapolri menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan nasional. Hal ini juga menjadi langkah penting untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman.
“Mudik Aman, Keluarga Bahagia bukan sekadar slogan, tetapi target yang harus diwujudkan bersama,” ujarnya.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Angka tersebut menunjukkan besarnya mobilitas masyarakat selama periode mudik.
Karena itu, kesiapan aparat dan sinergi lintas sektor dinilai penting untuk menjaga kelancaran arus mudik. Pengamanan juga diharapkan mampu memastikan aktivitas masyarakat berjalan aman selama perayaan Idul Fitri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....