Gubernur NTT Dorong ASN Aktif Menulis untuk Kontribusi Pembangunan Daerah

  • 11 Mar 2026 08:00 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, mendorong aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT untuk aktif menulis sebagai bentuk kontribusi pemikiran bagi pembangunan daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat Gubernur menerima dua buku karya Sam Harly Babys di ruang kerjanya, Selasa, 10 Maret 2026.

Menurut Gubernur Melki, banyak ASN di lingkungan Pemprov NTT memiliki kapasitas dan sumber daya manusia yang memadai untuk menuangkan gagasan, pengalaman, serta ide pembangunan dalam bentuk tulisan. Ia menilai tradisi menulis di kalangan ASN penting untuk membangun budaya intelektual dalam birokrasi sekaligus membuka ruang lahirnya gagasan konstruktif bagi kemajuan daerah.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa sejak dirinya menjabat, sudah ada sejumlah buku yang ditulis oleh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Hingga saat ini, tercatat sedikitnya tujuh buku telah diterbitkan oleh para ASN.

Ia menegaskan jika pemerintah terbuka terhadap kritik dan saran yang disampaikan secara konstruktif sepanjang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah. “Saya terbuka terhadap kritik, selama itu kritik yang membangun dan memberikan solusi untuk perbaikan pelayanan serta pembangunan di NTT, tanpa kepentingan politik pihak tertentu,” katanya.

Sementara itu, Sam Harly Babys menjelaskan dua buku yang diserahkannya kepada gubernur mengangkat isu sosial dan ekonomi masyarakat NTT. Buku pertama berjudul Belis dan Indonesia Emas 2045 yang membahas tradisi belis di NTT.

Belis sering menjadi beban ekonomi bagi pasangan muda, sekaligus menawarkan gagasan regulasi batas minimal dan maksimal belis seperti yang telah diterapkan di Kabupaten Sumba Barat dan Kabupaten Sumba Timur. "Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur, Bapak Wakil Gubernur, Direktur Utama Bank NTT, editor, penerbit, serta semua pihak yang telah mendukung proses penulisan hingga penerbitan buku ini,” ujarnya.

Adapun buku kedua berjudul NTT Mart: Jalan Baru Ekonomi Rakyat (Kolaborasi Melki–Johni dalam Membangun NTT) yang mengulas gagasan pengembangan NTT Mart sebagai sarana memperkuat ekonomi rakyat melalui pemasaran produk lokal dan pemberdayaan pelaku UMKM.

Ke depan, buku-buku tersebut juga direncanakan akan dipajang di gerai-gerai NTT Mart agar masyarakat dapat memahami gagasan pembangunan ekonomi rakyat di Nusa Tenggara Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....