Program GRAB DISARPUS Sikka Mudahkan Lansia dan Disabilitas Akses Buku

  • 10 Mar 2026 18:38 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka segera meluncurkan inovasi layanan literasi bertajuk GRAB atau Gerakan Antar Buku. Program ini dirancang untuk mendekatkan layanan perpustakaan kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan datang langsung ke perpustakaan daerah.

Melalui program GRAB, petugas perpustakaan akan mengantarkan buku langsung kepada pembaca atau peminjam di rumah mereka. Selain mengantar buku, petugas juga akan menjemput kembali buku yang telah selesai dibaca oleh peminjam.

Program ini secara khusus menyasar kelompok masyarakat yang selama ini mengalami hambatan dalam mengakses layanan perpustakaan. Sasaran utama layanan GRAB adalah lansia, penyandang disabilitas, serta pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales kepada RRI Ende mengatakan program ini lahir dari semangat pelayanan literasi inklusif. “Melalui Program GRAB kami ingin memastikan layanan perpustakaan dapat dirasakan semua kalangan terutama masyarakat yang memiliki keterbatasan,” ujarnya.

Selain menjangkau masyarakat di rumah, layanan GRAB juga akan menyasar keluarga yang menjaga pasien di rumah sakit. Program ini juga dirancang untuk memberikan akses membaca bagi warga binaan yang berada di Rumah Tahanan Maumere.

Very menjelaskan layanan GRAB merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses literasi bagi seluruh masyarakat. “Perpustakaan tidak boleh hanya menunggu pembaca datang tetapi melalui program ini buku yang mendatangi pembaca,” katanya.

Program GRAB juga diharapkan mampu mendorong peningkatan minat baca masyarakat di Kabupaten Sikka secara lebih luas. Kehadiran tim GRAB bergerak diharapkan menjadikan buku lebih dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari dan mudah diakses.

DISARPUS Sikka juga memperkenalkan slogan pelayanan literasi melalui program ini yaitu GRAB Buku Dijemput Ilmu Diantar ke Rumah. Melalui inovasi tersebut pemerintah daerah berharap semakin banyak masyarakat merasakan manfaat membaca meskipun berada dalam keterbatasan kondisi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....