Warga Wolotopo Apresiasi Penanganan Cepat Longsor

  • 10 Mar 2026 18:12 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Masyarakat Desa Wolotopo, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam menangani tanah longsor yang sempat menutup akses jalan menuju wilayah tersebut.

Longsor terjadi pada Senin, 9 Maret 2026 sekitar pukul 17.30 WITA setelah hujan lebat disertai angin kencang melanda kawasan pesisir selatan Kecamatan Ndona. Material tanah dan batu besar dari tebing menutup badan jalan sehingga kendaraan, terutama roda empat, tidak dapat melintas.

Kepala Desa Wolotopo Kosmas Leda mengatakan kejadian tersebut sempat mengganggu aktivitas masyarakat karena jalan tersebut merupakan jalur utama menuju sejumlah desa di wilayah pantai selatan.

Menurutnya, pemerintah desa segera melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah kecamatan dan kabupaten agar segera ditangani.

“Setelah kami melaporkan kejadian tersebut, pemerintah daerah langsung merespons dengan menurunkan petugas dan peralatan untuk membersihkan material longsor,” ujarnya.

Kosmas menyampaikan terima kasih kepada Camat Ndona, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ende, serta Bupati dan Wakil Bupati Ende yang cepat merespons laporan masyarakat.

Setelah pembersihan dilakukan, akses jalan kini sudah kembali dapat dilalui oleh masyarakat Wolotopo serta desa-desa di kawasan pantai selatan Kecamatan Ndona.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ende Mustaqim Mberu mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti laporan longsor yang menutup ruas jalan di Desa Wolotopo.

Ia bahkan turun langsung meninjau lokasi longsor pada Selasa, 10 Maret 2026 untuk memastikan proses penanganan berjalan cepat.

Mustaqim menjelaskan saat laporan diterima, petugas sedang menangani longsor di lokasi lain. Meski demikian, tim segera bergerak ke Wolotopo dan dalam waktu sekitar satu jam material yang menutup badan jalan berhasil dibersihkan sehingga arus kendaraan kembali lancar.

Kosmas berharap pemerintah daerah tetap meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu longsor di wilayah selatan Kecamatan Ndona.

Ia juga berharap ketersediaan alat berat dapat terus disiapkan agar penanganan bencana serupa dapat dilakukan lebih cepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....