Dinas Pertanian Sikka Tingkatkan Pengawasan Rabies pada Hewan
- 09 Mar 2026 01:40 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka - Dinas Pertanian Kabupaten Sikka meningkatkan pengawasan penyakit rabies setelah ditemukan kembali kasus rabies pada ternak babi wilayah Kabupaten sikka. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus rabies yang berpotensi menular kepada manusia melalui gigitan hewan.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Sikka, Drh. Quartus Jenus Keupung, mengatakan pemantauan kasus terus dilakukan petugas di lapangan. Ia menjelaskan setiap spesimen hewan yang dicurigai rabies segera dikirim ke laboratorium veteriner untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Sepanjang tahun 2025 tercatat 505 spesimen diperiksa oleh petugas kesehatan hewan dari dinas pertanian sikka. Dari jumlah tersebut enam 68 spesimen dinyatakan positif rabies berdasarkan hasil konfirmasi laboratorium veteriner daerah," ujar Quartus kepada RRI Rabu, 4 Maret 2026.
Sementara pada tahun 2026 hingga Februari baru 46 spesimen diperiksa petugas kesehatan hewan. Dari seluruh spesimen tersebut baru satu kasus positif rabies ditemukan di Kecamatan Magepanda Kabupaten Sikka, ucap Quartus.
Quartus menegaskan sebagian besar penularan rabies terjadi melalui gigitan hewan yang telah terinfeksi oleh virus rabies. Karena itu masyarakat diminta berhati hati saat berinteraksi dengan hewan terutama anjing peliharaan maupun liar yang berkeliaran di lingkungan sekitar.
Selain pemeriksaan laboratorium, pemerintah juga meningkatkan edukasi masyarakat terkait pencegahan penyakit rabies di daerah. Upaya tersebut mencakup sosialisasi bahaya rabies serta pentingnya vaksinasi terhadap hewan peliharaan masyarakat, kata quartus.
Dinas Pertanian berharap masyarakat berperan aktif melaporkan kasus gigitan hewan atau gejala rabies pada ternak. Kerja sama masyarakat dinilai penting untuk menekan risiko penyebaran rabies di Kabupaten Sikka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....