BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Perairan NTT

  • 07 Mar 2026 08:33 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Kupang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 7 Maret 2026. Peringatan ini berlaku mulai pukul 08.00 WITA hingga Minggu, 8 Maret 2026 pukul 08.00 WITA.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Tenau Kupang, Prigan Jundan Wisanggeni, kepada RRI, Sabtu, 7 Maret 2026 mengatakan gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan. Di antaranya Selat Sape, Perairan Flores, Selat Lamakera, Selat Bantar, Selat Alor, Laut Sawu, Selat Ombai, hingga Perairan Taman Nasional Komodo.

Menurutnya, kondisi tersebut berisiko terhadap aktivitas pelayaran terutama bagi perahu nelayan dan kapal tongkang. Oleh karena itu, pengguna transportasi laut diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi wilayah perairan tersebut.

Selain itu, gelombang yang lebih tinggi yakni antara 2,5 hingga 3,5 meter juga diprediksi terjadi di sejumlah wilayah. Wilayah tersebut meliputi Perairan Kupang-Rote, Perairan Selatan Sabu Raijua, serta Perairan Selatan Timor–Rote.

Gelombang pada ketinggian tersebut dinilai berisiko terhadap perahu nelayan, kapal tongkang hingga kapal feri yang beroperasi di kawasan tersebut. Masyarakat pesisir dan pelaku pelayaran diimbau memperhatikan perkembangan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di laut.

Sementara itu, kondisi cuaca di sebagian besar perairan NTT diprakirakan hujan ringan hingga hujan disertai petir. Angin umumnya bertiup dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan berkisar 15 hingga 70 kilometer per jam.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, agar tidak memaksakan diri melaut jika kondisi cuaca tidak bersahabat. Informasi prakiraan cuaca maritim diharapkan menjadi acuan untuk mengurangi risiko kecelakaan di laut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....