BPOM Hadirkan Kanal Informasi Obat Palsu, Masyarakat Diminta Lebih Waspada
- 04 Mar 2026 08:55 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menghadirkan Kanal Komunikasi Risiko Obat Palsu sebagai sarana informasi resmi. Kanal ini memuat temuan obat palsu hasil pengawasan lembaga tersebut.
Kanal tersebut dapat diakses melalui laman resmi BPOM pada menu “Hot Issue” dan media sosial resmi. Informasi yang ditampilkan mencakup identitas, foto, modus peredaran, serta dampak kesehatan obat palsu.
Kepala Balai POM di Ende, Eko Agus Budi Darmawan, mengatakan peredaran obat palsu semakin kompleks, terutama melalui penjualan daring. Ia menilai arus distribusi digital menuntut penyampaian informasi yang cepat dan mudah diakses masyarakat.
“Melalui kanal ini, masyarakat bisa mengecek ciri obat palsu dan memahami risikonya sebelum membeli,” ujarnya.
Kanal yang diluncurkan sejak 29 Desember 2025 memuat sedikitnya delapan jenis obat yang sering dipalsukan. Setiap item menampilkan ciri khusus, pola modus pelaku, serta langkah penindakan BPOM.
Selain data temuan, kanal ini juga memberikan edukasi cara memperoleh obat yang aman. BPOM mengimbau masyarakat membeli obat di sarana farmasi resmi dan memeriksa izin edar.
BPOM berharap kanal ini meningkatkan literasi masyarakat dalam mengenali obat palsu. Partisipasi aktif publik diharapkan memperkuat pengawasan dan melindungi keselamatan bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....