Strategi Numerasi SD Sikka Berbasis Budaya Lokal

  • 03 Mar 2026 07:32 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Pemerintah Kabupaten Sikka kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar melalui penguatan numerasi siswa Sekolah Dasar. Komitmen itu diwujudkan lewat kegiatan Strategi Peningkatan Numerasi bagi Peserta Didik SD yang digelar Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Sikka di SDN Napunglangir, Senin, 2 maret 2026.

Kegiatan bertema “Meratus Nora Gasing (Gembira, Asyik, Menyenangkan) – Tena Riwun Sikka Raitan Rekeng” ini menjadi langkah konkret menjawab tantangan rendahnya capaian numerasi di sejumlah wilayah. Program tersebut dirancang bukan sekadar pelatihan metodologi, tetapi sebagai gerakan pembelajaran matematika berbasis budaya lokal.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PKO Kabupaten Sikka, Patrisius Perderiko, mengatakan perubahan pendekatan belajar menjadi kunci utama. Menurutnya, suasana pembelajaran harus dibuat menyenangkan agar siswa tidak lagi memandang matematika sebagai beban.

“Proses pembelajaran matematika harus mengedepankan suasana yang menyenangkan agar anak-anak tidak merasa terbebani saat mempelajari konsep numerasi,” ujarnya di hadapan peserta kegiatan. Ia menekankan bahwa numerasi tidak hanya berkutat pada hitung-menghitung, tetapi juga kemampuan memahami dan mengomunikasikan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari.

Patrisius menjelaskan frasa “Tena Riwun Sikka Raitan Rekeng” memuat pesan integrasi budaya Sikka dalam pembelajaran berhitung. Artinya, identitas lokal dijadikan pijakan untuk memperkuat pemahaman konsep, bukan sekadar pelengkap dalam proses belajar.

Kegiatan ini berlangsung selama 15 hari, mulai 2 hingga 18 Maret 2026, dengan melibatkan kolaborasi komunitas Meratus dan Gasing. Sebanyak 24 sekolah dasar dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Sikka ambil bagian dalam program tersebut.

Selama pelaksanaan, peserta mendapatkan pendampingan melalui metode Gasing yang menekankan pemahaman konseptual secara cepat dan menyenangkan. Model ini diharapkan mampu membongkar stigma lama bahwa matematika adalah pelajaran sulit dan menakutkan.

Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, menegaskan penguatan numerasi menjadi prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar. Ia menyebut capaian numerasi siswa SD di beberapa wilayah masih perlu ditingkatkan melalui strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan kreatif.

Menurut Bupati, kegiatan ini harus menjadi momentum transformasi bagi guru dalam mengembangkan materi ajar yang relevan dengan kehidupan siswa. Dengan kolaborasi lintas komunitas dan pendekatan berbasis budaya, pemerintah daerah menargetkan lahirnya ekosistem pembelajaran numerasi yang lebih inklusif dan adaptif di Kabupaten Sikka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....