BPOM Ende Uji 60 Sampel Takjil di Ende dan Nagekeo, Aman dari Boraks
- 02 Mar 2026 10:42 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Balai POM di Ende menemukan produk pangan kedaluwarsa dalam dua tahap pengawasan di Kabupaten Ende dan Kabupaten Nagekeo. Sementara itu, hasil uji 60 sampel takjil menunjukkan seluruhnya memenuhi syarat keamanan pangan.
Kepala Balai POM di Ende, Eko Agus Budi Darmawan, menjelaskan pengawasan tahun ini difokuskan pada tiga prioritas utama. Ketiganya meliputi pangan tanpa izin edar, pangan rusak, dan pangan kedaluwarsa.
Menurut Eko, dari dua tahap pengawasan yang telah dilakukan di Kabupaten Ende dan Kabupaten Nagekeo, temuan sejauh ini hanya pada produk pangan yang telah melewati masa kedaluwarsa. Petugas belum menemukan produk pangan rusak maupun pangan tanpa izin edar di dua wilayah tersebut.
“Berkaca dari prioritas pengawasan, kami memfokuskan pada tiga hal utama, yaitu pangan tanpa izin edar, pangan rusak, dan pangan kedaluwarsa,” ujarnya kepada RRI, Jumat, 27 Februari 2026.
Ia menegaskan, hasil sementara menunjukkan tingkat kepatuhan pelaku usaha relatif baik, meskipun masih ditemukan produk yang tidak layak edar karena melewati batas waktu konsumsi. Produk kedaluwarsa tersebut langsung ditindaklanjuti sesuai prosedur pengawasan yang berlaku.
Selain pengawasan produk kemasan, Balai POM juga melakukan pengujian terhadap takjil atau jajanan yang banyak dijual di pasaran. Sekitar 60 sampel takjil diambil dari dua kabupaten untuk diperiksa di laboratorium.
Parameter pengujian meliputi kandungan boraks, formalin, serta pewarna tekstil yang dilarang dalam pangan. Hasilnya, seluruh sampel yang diuji dinyatakan memenuhi syarat dan tidak mengandung bahan berbahaya.
“Dari sekitar 60 sampel yang diuji, alhamdulillah seluruhnya masih memenuhi syarat. Sejauh ini belum ditemukan pelanggaran,” katanya.
Balai POM memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala guna melindungi masyarakat dari risiko pangan yang tidak aman. Masyarakat juga diimbau untuk selalu memeriksa tanggal kedaluwarsa sebelum membeli dan mengonsumsi produk pangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....