Prodi Matematika Unika Perkuat Budaya Riset dan Publikasi Ilmiah
- 01 Mar 2026 22:28 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai - Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng terus memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah di lingkungan kampus melalui penyelenggaraan kuliah tamu dan kuliah pakar, di Aula Lantai 5 Gedung Utama Timur (GUT) pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Kuliah ini menghadirkan dua narasumber nasional yang berpengalaman sebagai editor dan reviewer jurnal bereputasi, yakni Dr. Syaharuddin, S.Pd., M.Si., dosen Universitas Muhammadiyah Mataram, serta Dr. Muhamad Daut Siaglan, M.Pd., dosen Universitas Singaperbangsa Karawang.
Kuliah ini diikuti secara luring oleh mahasiswa semester VI dan VIII yang tengah menyusun karya ilmiah, sementara mahasiswa semester II dan IV dilibatkan secara daring melalui Zoom sebagai pengenalan awal budaya riset dan penulisan ilmiah.
Ketua Program Studi Pendidikan Matematika Unika Santu Paulus Ruteng, Maximus Tamur, mengatakan pelaksanaan kuliah tamu dan kuliah pakar ini merupakan respons terhadap tuntutan akademik masa kini yang tidak hanya menekankan kemampuan meneliti, tetapi juga kemampuan mempublikasikan hasil kajian secara ilmiah.
Kuliah ini dibagi dalam dua pendekatan, yakni kuliah tamu untuk penguatan dasar menulis dan riset serta kuliah pakar untuk pendalaman teknis penulisan artikel ilmiah secara praktis “Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi langsung masuk pada praktik menulis artikel ilmiah yang relevan dengan penelitian mereka. Ini penting agar standar jurnal ilmiah dipahami sejak dini,” ujarnya kepada RRI.
Ia menjelaskan, mahasiswa semester VI dan VIII dilibatkan secara luring karena telah memasuki tahap penulisan penelitian dan didorong mulai menghasilkan artikel ilmiah melalui pendekatan Systematic Literature Review. Dirinya mengakui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan, termasuk ChatGPT, telah menjadi bagian dari keseharian mahasiswa, namun penggunaannya tetap ditekankan pada prinsip etika akademik. “AI adalah alat bantu, bukan jalan pintas,” katanya.
Ditambahkannya, kuliah ini tidak berhenti sebagai agenda sesaat, melainkan menjadi langkah persiapan bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika melalui pembukaan kelas riset mulai semester mendatang guna membina mahasiswa potensial sejak tahap awal perkuliahan.
Dalam pemaparannya, Dr. Syaharuddin menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan secara bijak dalam penulisan jurnal ilmiah. Menurutnya, aplikasi seperti ChatGPT dapat digunakan sebagai alat bantu akademik, misalnya dalam merumuskan judul atau memetakan gagasan awal, namun tidak boleh menggantikan peran berpikir kritis peneliti.
“Judul jurnal boleh dibantu dengan ChatGPT, tetapi isi artikel harus tetap disusun berdasarkan hasil analisis, pemikiran kritis, dan temuan peneliti sendiri," ujarnya.
Sementara, Dr. Muhamad Daut Siaglan menekankan bahwa kemampuan membaca dan menulis merupakan fondasi utama dalam menyusun karya jurnal ilmiah yang berkualitas. Menurutnya, kebiasaan membaca referensi yang relevan akan memperkaya perspektif, mempertajam analisis, serta meningkatkan kekuatan argumentasi dalam tulisan ilmiah.
Selama kegiatan, mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi melalui keterlibatan aktif dalam diskusi dan sesi tanya jawab. Melalui kolaborasi dengan pakar publikasi ilmiah nasional, Program Studi Pendidikan Matematika Unika Santu Paulus Ruteng menegaskan komitmennya mencetak lulusan yang berdaya saing serta mampu berkontribusi melalui karya ilmiah yang terpublikasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....