Panen Jagung Wolowaru Capai 10,4 Ton

  • 28 Feb 2026 23:08 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Kolaborasi Polsek Wolowaru dan Kelompok Tani Lowonggo membuahkan hasil signifikan dalam mendukung Gerakan NTT Lumbung Jagung Nasional. Lahan seluas 1,5 hektare milik Arkadius Jhoni di Dusun Lowonggo, Desa Rindiwawo, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, berhasil mencatat panen perdana jagung sebanyak 10,4 ton, Kamis sore (26 Februari 2026).

Panen dilakukan setelah 103 hari masa tanam sejak 12 November 2025. Varietas yang digunakan adalah jagung Bima 20 Uri dengan total benih sebanyak 15 kilogram.

Kapolsek Wolowaru, Ipda Ubaldus Maku, S.Sos., yang hadir langsung di lokasi, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil pendampingan intensif Bhabinkamtibmas selama tiga bulan 12 hari.

“Peran Polri kini tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi warga. Pendampingan yang kami lakukan terbukti mampu mendorong peningkatan produktivitas masyarakat Desa Rindiwawo,” ujarnya.

Ia menegaskan program Gerakan NTT Lumbung Jagung Nasional yang digagas Kapolda NTT bukan sekadar slogan, tetapi memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Rindiwawo mengapresiasi keterlibatan Polsek Wolowaru dalam proses pendampingan dari masa tanam hingga panen. Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian di lapangan memberikan motivasi tambahan bagi petani.

“Kehadiran polisi di kebun bukan hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi inspirasi bagi kami untuk lebih serius mengelola lahan pertanian,” katanya.

Berdasarkan perhitungan ubinan bersama Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Wolowaru, produktivitas lahan 1,5 hektare tersebut tergolong tinggi untuk kondisi geografis dan iklim Kabupaten Ende.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi contoh bagi desa lain di Kabupaten Ende dan Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam memperkuat ketahanan pangan melalui sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat.

Panen perdana tersebut berlangsung hingga pukul 17.00 Wita dan ditutup dengan harapan keberlanjutan program guna mendukung NTT sebagai lumbung jagung nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....