Akselerasi Pembangunan, Gubernur NTT Bentuk 5 Tim Kerja Percepatan Pembangunan
- 27 Feb 2026 13:07 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Pemprov NTT melakukan langkah progresif dengan membentuk lima tim kerja khusus guna mempercepat pembangunan daerah. Kebijakan strategis ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Percepatan Pembangunan Daerah yang digelar di Aula Fernandes, Kantor Gubernur NTT, Jumat, 27 Februari 2026.
Langkah ini menjadi sinyal kuat konsolidasi pemerintahan untuk memastikan seluruh program prioritas berjalan lebih terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Rapat dipimpin langsung Gubernur NTT, Melki Laka Lena, didampingi Plh Sekda NTT Rita Wuisan serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.
Dalam arahannya, Gubernur Melki menegaskan pembentukan tim ini bertujuan mempercepat koordinasi lintas sektor tanpa terjebak sekat birokrasi. “Tim ini dibentuk untuk mempercepat koordinasi, menghemat waktu dan energi. Konsolidasi program bersama sangat penting agar kekuatan kita tidak bias ke mana-mana,” kata Gubernur Melky.
Sebanyak lima tim strategis dibentuk dengan komposisi 50 orang per tim (60 persen pejabat struktural dan 40 persen staf). Tim tersebut meliputi Tim Akselerasi Dasacita dan Program Pusat di Daerah, Tim Implementasi Pendataan dan Penanggulangan Kemiskinan Terpadu, Tim Optimalisasi PAD, Tim Penguatan Ekonomi Kerakyatan, serta Tim Komunikasi Pemerintahan.
Masing-masing tim dipimpin pejabat kunci sesuai bidangnya dan bekerja berbasis kompetensi, bukan sekadar jabatan formal. Fokus utama percepatan diarahkan pada pengendalian kemiskinan, optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), hilirisasi produk lokal, hingga penguatan komunikasi publik.
Gubernur menargetkan penurunan angka kemiskinan dari 17,5 persen menjadi 11,5 persen pada akhir masa kepemimpinannya. Ia juga menyoroti pentingnya validasi data kemiskinan secara detail hingga tingkat desa serta meminta dukungan TNI, Polri, dan Kejaksaan dalam mengawal distribusi bantuan sosial agar tepat sasaran.
Meski bersifat operasional dan lintas sektor, lima tim ini tidak mengambil alih tugas pokok dan fungsi OPD. Evaluasi kinerja akan dilakukan setiap bulan selama satu tahun untuk memastikan target tercapai secara terukur.
Sebagai langkah lanjutan, Gubernur meminta pengukuhan resmi tim serta penyusunan cascading kinerja bagi setiap ASN agar ukuran keberhasilan pembangunan menjadi lebih personal, objektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat NTT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....