BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat di NTT
- 26 Feb 2026 08:29 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Nusa Tenggara Timur waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi. Kondisi ini dipengaruhi oleh adanya belokan dan pertemuan angin di wilayah NTT yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
“Informasi ini berlaku pada hari Kamis, 26 Februari 2020, dan masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang,” ucap Prakirawan BMKG Sikka, Liza dalam siaran info cuaca, Rabu, 25 Februari 2026.
BMKG Stasiun Meteorologi Sikka mencatat kelembapan udara di wilayah NTT cukup tinggi, berkisar antara 60 hingga 95 persen. Kondisi ini dinilai sangat mendukung pembentukan awan hujan secara vertikal di berbagai wilayah.
Adanya daerah perlambatan dan pertemuan angin berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan, sehingga peluang hujan dengan intensitas sedang hingga lebat cukup tinggi, Cuaca di Kabupaten Sikka, Ende, dan Nagekeo diprakirakan berawan hingga hujan ringan pada pagi hingga siang hari. Khusus di Kabupaten Nagekeo, pada siang hari berpotensi terjadi hujan disertai petir.
Sementara itu, pada malam hingga dini hari, cuaca di wilayah tersebut diprakirakan berawan. BMKG juga mencatat angin secara umum bertiup dari arah barat hingga utara dengan kecepatan 10 hingga 20 kilometer per jam.
Suhu udara di wilayah NTT diprakirakan berkisar antara 23 hingga 30 derajat Celsius. Adapun tinggi gelombang laut di Perairan Utara Flores dan Perairan Selatan Flores diprakirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar hanya mengakses informasi cuaca dari sumber resmi BMKG untuk menghindari berita hoaks.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....