SAKIP Jadi Instrumen Kinerja Berbasis Hasil di Kabupaten Lembata
- 25 Feb 2026 13:43 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata – Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah atau SAKIP menjadi instrumen manajemen kinerja berbasis hasil di Kabupaten Lembata. Sistem ini menilai efektivitas perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan program berdasarkan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui SAKIP, kinerja instansi pemerintah tidak lagi diukur dari besarnya anggaran yang terserap. Penilaian lebih difokuskan pada manfaat dan capaian program yang dirasakan publik secara langsung.
Pemerintah Kabupaten Lembata terus memperkuat penerapan SAKIP pada seluruh perangkat daerah. Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.
Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menegaskan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan sistem kinerja tersebut. Ia menyebut penguatan SAKIP sebagai bagian dari pembenahan birokrasi yang berorientasi hasil.
Menurutnya, capaian nilai AKIP yang meningkat menjadi indikator adanya perbaikan tata kelola pemerintahan. Namun demikian, ia mengingatkan seluruh perangkat daerah agar terus melakukan evaluasi dan inovasi kinerja.
Penerapan SAKIP yang optimal dinilai mampu mendorong pelayanan publik lebih efektif dan tepat sasaran. Sistem tersebut juga menjadi alat kontrol untuk memastikan program pembangunan berdampak nyata bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan komitmennya menjadikan SAKIP sebagai landasan utama dalam penyusunan dan pelaksanaan program kerja. Langkah ini diharapkan memperkuat pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....