Puasa Membimbing Umat pada Hidup Rohani yang Baru

  • 21 Feb 2026 22:03 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Puasa sebagai sarana membimbing umat menuju hidup rohani yang baru disampaikan dalam program Mutiara Pagi Katolik Pro 1 RRI Ende, Minggu, 23 Februari 2026. Renungan tersebut menegaskan bahwa puasa merupakan perjalanan batin yang mengantar umat semakin dekat dengan Allah.

Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende, Elpidus Lau, S.Fil, mengatakan bahwa puasa sejati tidak hanya berkaitan dengan menahan lapar dan haus. Menurutnya, puasa harus diwujudkan dalam tindakan kasih dan solidaritas kepada sesama.

“Puasa sejati bukan soal tidak makan, tetapi soal berbagi dan mengasihi,” ujar Elpidus Lau. Ia menambahkan bahwa berbagi dengan orang miskin merupakan tanda iman yang hidup dan nyata.

Dalam terang Kitab Suci, Elpidus Lau mengutip Kitab Nabi Yesaya yang menekankan bahwa puasa yang dikehendaki Tuhan berkaitan dengan keadilan sosial dan kepedulian kepada yang lemah. Ia menegaskan bahwa puasa tidak boleh berhenti pada ritual lahiriah semata.

Selain itu, Injil Matius menjadi dasar refleksi bahwa puasa adalah relasi pribadi dengan Allah dan harus dilakukan dengan kerendahan hati. Puasa mengajak umat mengosongkan diri dari ego dan membuka hati bagi karya Tuhan.

Puasa juga dipahami sebagai jalan pertobatan, sebagaimana ditegaskan dalam Kitab Yoel yang mengajak umat kembali kepada Tuhan dengan segenap hati. Menurut Elpidus Lau, puasa membantu manusia menyadari kerinduan terdalamnya akan Allah di tengah kesibukan dan ambisi duniawi.

Di akhir renungan, Elpidus Lau mengajak umat berpuasa tidak hanya dari makanan, tetapi juga dari sikap menghakimi, kebencian, dan egoisme. “Puasa seperti itu akan membawa terang bagi hidup kita dan sesama,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....