Revitalisasi Total Kawasan Pancasila, Bupati Ende Bidik Ikon Nasional
- 21 Feb 2026 09:01 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Ende untuk melakukan revitalisasi total kawasan Lapangan Pancasila dan sekitarnya pada tahun 2026. Penataan ulang tersebut ditargetkan menjadikan kawasan itu sebagai ikon nasional sekaligus memperkuat identitas Ende sebagai Kota Rahimnya Pancasila.
Melalui pernyataan resminya, Bupati Yosef mengakui kondisi sejumlah fasilitas publik di kawasan tersebut saat ini terbengkalai dan belum memberi dampak optimal bagi masyarakat.
“Fakta hari ini kawasan Lapangan Pancasila, Lapangan KONI, Taman Remaja, Taman Rendo, Taman Tenunan Ikat, dan Taman Renungan Bung Karno terbengkalai dan tak terurus. Pembangunan yang menelan biaya miliaran rupiah belum memberikan outcome dan impact bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Lapangan Pancasila yang digunakan untuk upacara bendera kerap tergenang air saat hujan. Lapangan KONI juga dinilai belum dimanfaatkan sebagaimana mestinya untuk kegiatan olahraga. Sementara Taman Remaja dan Taman Rendo jarang dikunjungi karena kurang terawat.
Kondisi serupa terjadi di Taman Renungan Bung Karno dan Taman Tenunan Ikat yang dinilai belum memiliki daya tarik kuat sebagai destinasi sejarah dan budaya.
Untuk itu, pada tahun 2026 pemerintah daerah akan membangun kawasan tersebut menjadi Taman Kota Pancasila, sebuah kawasan pertamanan hijau terpadu yang dilengkapi lapangan olahraga, lapangan upacara, jogging track, waterboom, wahana permainan, Gedung Olahraga Baranuri, museum bahari, hingga sea world mini.
| Baca juga: Gerakan Ende ASRI Perluas Ruang Hijau Kota |
Selain pembangunan fasilitas baru, pemerintah juga akan meningkatkan monumentalitas Taman Renungan Bung Karno dan Taman Tenunan Ikat agar menjadi ikon utama Ende sebagai Kota Rahimnya Pancasila.
“Kawasan ini akan menjadi ruang terbuka hijau sekaligus pusat rekreasi, olahraga, budaya, dan pariwisata yang bernilai ekonomis dan historis serta berdampak bagi masyarakat Ende, NTT, dan Indonesia,” tegasnya.
Bupati Yosef menambahkan, pemerintah daerah terbuka terhadap saran dan masukan masyarakat dalam proses perencanaan dan pembangunan kawasan tersebut.
Revitalisasi ini diharapkan mampu menghidupkan kembali kawasan strategis di pusat Kota Ende, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat posisi Ende dalam peta sejarah nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....