Kawal Ramadan, Satgas Pangan Manggarai Barat Siaga Tindak Penimbun Barang

  • 20 Feb 2026 17:22 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), memperkuat pengawasan sektor pangan selama bulan suci Ramadan dengan mengerahkan Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih guna mengantisipasi praktik penimbunan dan lonjakan harga bahan pokok di pasaran.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang.

Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Yovita Ensita Ajul, saat berdialog bersama RRI Labuan Bajo, Jumat 20 Februari 2026 menyampaikan, pengawasan dilakukan secara intensif di sejumlah pasar utama.

“Kami melakukan pemantauan ketat untuk mencegah adanya praktik spekulasi atau penimbunan barang yang bisa merugikan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan para pedagang, khususnya di titik-titik vital seperti Pasar Batu Cermin, agar mematuhi ketentuan yang berlaku.

“Satgas akan memantau arus distribusi barang. Kami tidak ingin ada komoditas yang sengaja ditahan untuk menaikkan harga,” kata Yovita.

Lebih lanjut, dirinya uga mengingatkan pedagang agar tidak menjual komoditas di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

“Pedagang wajib mematuhi HET. Jika ditemukan pelanggaran, tentu akan ada tindakan sesuai aturan,” katanya.

Menurutnya, kehadiran Satgas bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk keseriusan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan.

“Satgas ini siaga untuk menindak setiap temuan pelanggaran di lapangan,” tambahnya.

Guna memastikan harga tetap terkendali, Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Dinas Perdagangan melakukan pemantauan serta pelaporan stok dan harga secara harian.

“Hingga pekan pertama Ramadan, harga pangan strategis relatif stabil. Namun kami tetap memberi perhatian khusus pada komoditas yang rawan fluktuasi seperti cabai,” ujar Yovita.

Sebagai langkah antisipasi apabila terjadi lonjakan harga yang signifikan, Pemkab Manggarai Barat juga menyiapkan program Gerakan Pangan Murah bekerja sama dengan Bulog dan distributor lokal.

“Jika terjadi kenaikan harga yang cukup tinggi, kami akan melakukan intervensi pasar melalui Gerakan Pangan Murah. Masyarakat bisa mendapatkan beras SPHP, telur, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga lebih terjangkau,” ungkapnya.

Pihaknya turut mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan, serta mengajak seluruh konsumen untuk bersama-sama menghentikan pemborosan pangan agar stabilitas pasokan dan harga tetap terjaga hingga Hari Raya nanti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....