Melki-Johni Paparkan Capaian Setahun Pimpin NTT
- 20 Feb 2026 15:03 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan pidato satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Johni Asadoma dalam Rapat Paripurna ke-67 Masa Persidangan ke-2 Tahun Sidang 2025–2026 DPRD NTT, Jumat, 20 Februari 2026.
Dalam pidatonya, Gubernur Melki menegaskan tahun pertama kepemimpinan difokuskan sebagai tahun fondasi untuk menata arah pembangunan, memperbaiki sistem, dan memperkuat tata kelola pemerintahan.
“Kami mencanangkan tahun pertama sebagai tahun fondasi untuk memastikan pelayanan publik semakin presisi pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.
Pemprov NTT mengusung visi “NTT Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan” melalui tujuh pilar strategis dan sepuluh program dasar cita. Implementasi difokuskan pada sektor unggulan seperti pertanian, peternakan, kelautan berbasis ekonomi biru, serta pariwisata berbasis komunitas.
Secara makro, pertumbuhan ekonomi NTT tercatat 5,14 persen pada 2025, sementara angka kemiskinan turun menjadi 17,50 persen. Program One Village One Product (OVOP) telah diterapkan pada 44 produk unggulan yang melibatkan 190 UMKM, didukung pembentukan NTT Mart di 22 kabupaten/kota.
Di sektor pertanian, produksi padi meningkat 36,81 persen dibanding 2024 hingga mendekati satu juta ton gabah kering giling. NTT juga meraih penghargaan Pin Swasembada Pangan dan masuk lima besar nasional dalam peningkatan produksi pangan. Populasi sapi tercatat tumbuh 6,9 persen dalam dua tahun terakhir.
Sektor pariwisata tumbuh 17,99 persen dengan penyelenggaraan Tour de EnTeTe (TDE) menghasilkan dampak ekonomi Rp10,21 miliar. Festival budaya di berbagai daerah turut menjadi penggerak ekonomi lokal.
Pada sektor kesehatan dan pendidikan, prevalensi stunting turun dari 21,2 persen menjadi 20,2 persen pada 2025. Pemerintah juga mengalokasikan Rp2,69 miliar untuk membantu 1.154 siswa miskin serta membangun sekolah vokasi berasrama di 10 kabupaten.
Di bidang infrastruktur, kemantapan jalan provinsi diperkuat melalui anggaran Rp96,53 miliar, pemasangan listrik bagi 150 kepala keluarga di enam kabupaten, serta peluncuran Program MeJa Rakyat dengan sistem respons pengaduan maksimal 3×24 jam. Hingga 2025, sebanyak 429 pengaduan masyarakat telah ditindaklanjuti.
Gubernur Melki menegaskan capaian tersebut menjadi pijakan untuk mempercepat pembangunan NTT secara berkelanjutan pada tahun-tahun berikutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....