Petani Lansia Ditemukan Meninggal di Kebun

  • 20 Feb 2026 09:01 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Suasana tenang Dusun Tour Orin Bao, Desa Nita, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, mendadak berubah mencekam pada Rabu pagi, 18 Februari 2026. Seorang petani lanjut usia ditemukan meninggal dunia di pondok kebunnya sekitar pukul 10.40 WITA.

Korban diketahui berinisial Y.L (62), warga Dusun Baoloran, Desa Nita. Ia ditemukan tak bernyawa oleh M.P, warga setempat yang pagi itu datang untuk memeriksa kopra hasil panen yang dijaga korban.

Menurut keterangan saksi, setibanya di kebun ia langsung menuju pondok sederhana yang biasa ditempati korban. Saksi memanggil nama korban berulang kali, namun tidak mendapat jawaban.

Merasa ada yang tidak beres, saksi membuka terpal yang dijadikan pintu pondok dan masuk ke dalam. Di dalam, korban terlihat terbaring seperti sedang tidur tanpa menunjukkan tanda-tanda pergerakan.

Saksi kemudian mencoba membalikkan tubuh korban untuk memastikan kondisinya. Namun, tidak ada respons yang terlihat sehingga saksi meyakini korban telah meninggal dunia.

Setelah itu, saksi bergegas kembali ke rumah dan memanggil S.L, warga lainnya, untuk memberitahukan peristiwa tersebut. Informasi tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Nita, Polres Sikka, Polda NTT guna penanganan lebih lanjut.

Mendapat laporan warga, Kapolsek Nita IPTU Yermi Y. B. Soludale bersama anggota dan Tim Identifikasi Polres Sikka langsung mendatangi tempat kejadian perkara. Aparat melakukan olah TKP serta pemeriksaan awal terhadap jasad korban.

Hasil pemeriksaan luar oleh dr. Ati Longginus dari Puskesmas Nita tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Temuan ini menguatkan dugaan bahwa korban meninggal dunia bukan akibat tindak pidana.

Keluarga korban menyampaikan bahwa sejak Jumat, 13 Februari 2026, almarhum tinggal sementara di pondok untuk menjaga kopra hasil panen. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, yang telah dituangkan dalam berita acara resmi.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah duka untuk disemayamkan. Aparat memastikan proses penanganan berjalan aman dan kondusif, serta mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan peristiwa serupa agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....