Kasus Kebakaran di Kabupaten Ende Didominasi Rumah dan Kios
- 20 Feb 2026 07:45 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende — Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Ende melaporkan kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Ende hingga awal tahun ini masih didominasi peristiwa berskala lokal. Insiden umumnya terjadi di satu titik dan tidak meluas ke banyak bangunan di sekitarnya.
Jenis objek yang paling sering terbakar adalah rumah tinggal, kios, dan warung makan milik warga. Karakter bangunan semi permanen serta aktivitas memasak dan penggunaan listrik harian menjadi faktor yang kerap memicu kejadian.
Kepala Seksi Rehabilitasi Damkar Kabupaten Ende, Bonifasius Riin Loka, mengatakan sebagian besar kasus yang ditangani petugas berada pada level kebakaran terbatas. Api biasanya masih bisa dikendalikan dalam tahap awal setelah laporan diterima.
“Mayoritas kebakaran yang kami tangani itu masih di satu lokasi, tidak sampai menjalar ke banyak bangunan. Ini membantu petugas untuk fokus pada pemadaman inti api,” katanya kepada RRI 18 Februari 2026.
Ia menjelaskan, berdasarkan klasifikasi sumber api, kebakaran yang sering muncul masuk kategori kelas A, C, dan F. Kelas A berasal dari bahan padat mudah terbakar seperti kertas, kayu, dan plastik, kelas C dipicu gangguan instalasi listrik, sedangkan kelas F berkaitan dengan aktivitas dapur dan minyak goreng.
Menurutnya, pola tersebut relatif konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Aktivitas rumah tangga dan usaha kecil masih menjadi penyumbang risiko terbesar terjadinya kebakaran di wilayah permukiman.
“Kasus dari dapur dan instalasi listrik masih paling banyak. Karena itu kami terus dorong warga rutin cek kabel, colokan, dan kompor sebelum ditinggal,” ujarnya.
Damkar juga menilai peluang penyelamatan bangunan dan harta benda lebih besar pada kebakaran lokal dibanding kebakaran yang sudah meluas. Namun peluang itu sangat ditentukan oleh kecepatan warga dalam melaporkan kejadian ke petugas.
Bonifasius menegaskan, keterlambatan informasi beberapa menit saja dapat membuat api cepat membesar. “Jangan tunggu api besar baru melapor, saat ada asap atau percikan tidak wajar segera hubungi petugas agar respons bisa lebih cepat,” ucapnya.
Selain pemadaman, Damkar Ende juga terus melakukan edukasi pencegahan dan sosialisasi lapangan. Warga diimbau menyiapkan alat pemadam sederhana di rumah dan tempat usaha sebagai langkah awal sebelum petugas tiba di lokasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....