Survei Voxpol: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Melki–Johni Capai 80,5

  • 14 Feb 2026 12:48 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Diskusi Publik Survei Kepuasan Masyarakat atas kinerja satu tahun Gubernur dan Wakil Gubernur NTT digelar di Sofyan Hotel Cut Meutia, Jumat, 13 Februari malam. Kegiatan ini menghadirkan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, sebagai narasumber utama bersama Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, serta para penanggap Ade Reza Hariyadi dan Rafnel Azhari.

Diskusi tersebut diikuti 50 peserta yang terdiri dari 30 jurnalis media nasional dan 20 mahasiswa serta perwakilan Diaspora NTT. Survei yang dilakukan Voxpol Center Research and Consulting pada 5–14 Januari 2026 itu melibatkan 800 responden yang tersebar di 22 kabupaten/kota di NTT. Metode yang digunakan adalah wawancara tatap muka dengan teknik multistage random sampling dan margin of error ±3,47 persen.

Hasilnya, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja satu tahun pasangan Melki–Johni mencapai 80,5 persen. Sektor ekonomi dan kesejahteraan, infrastruktur dan layanan dasar, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan menjadi perhatian utama publik. Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi atas hasil survei tersebut dan menegaskan bahwa capaian 80,5 persen bukan alasan untuk berpuas diri.

“Ini menjadi energi dan tanggung jawab moral bagi kami untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, dan tepat sasaran,” katanya. Ia juga memaparkan capaian penurunan angka kemiskinan dari 18,6 persen pada Maret 2025 menjadi 17,5 persen pada Februari 2026, serta komitmen melanjutkan program bedah rumah, percepatan penurunan stunting melalui pola orang tua asuh, dan penguatan UMKM melalui program One Village One Product (OVOP) dan NTT Mart.

Dalam diskusi tersebut, Gubernur juga menegaskan akan menindak tegas oknum yang memanipulasi data kemiskinan demi kepentingan pribadi maupun kelompok. Ia menyebut praktik tersebut dapat membuat bantuan sosial tidak tepat sasaran. Selain itu, pemerintah juga akan menindak masyarakat yang tergolong mampu namun tetap menerima bansos melalui kerja sama dengan oknum tertentu.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago mengungkapkan apresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur NTT yang secara aktif turun ke lapangan bertemu masyarakat sekitar untuk memantau percepatan program kerja.

“Dengan turun langsung dan bertemu dengan masyarakat tentu akan memberikan ruang kedekatan pemimpin daerah bersama masyarakat Diharapkan dengan hasil survei ini juga dapat menjadi bahan rekomendasi untuk kebijakan-kebijakan selanjutnya,” kata Pangi.

Sementara itu, para penanggap menilai capaian 80,5 persen sebagai modal sosial yang kuat untuk melanjutkan pembangunan. Ade Reza Hariyadi menekankan pentingnya penguatan koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota serta perhatian terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Rafnel Azhari menyebut angka kepuasan tersebut mencerminkan kepercayaan publik, namun tetap perlu diiringi evaluasi berkelanjutan.

Di akhir diskusi, Gubernur memastikan pelaksanaan PON NTT-NTB 2028 tetap berjalan sesuai rencana dengan prinsip efisiensi anggaran dan optimalisasi venue yang telah tersedia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....