Masyarakat Mabar Diimbau Tak Panic Buying Lebaran
- 12 Feb 2026 18:47 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian bahan pokok secara berlebihan. Pemerintah memastikan ketersediaan stok pangan di pasar dalam kondisi aman dan terkendali.
Kepala Disperindag Manggarai Barat, Gabriel Bagong, mengatakan, dari hasil pemantauan Satuan Tugas (Satgas) Pangan menunjukkan situasi pasar relatif stabil. Dari 16 komoditas bahan pokok yang dipantau setiap hari, sebagian besar harga masih berada pada kisaran yang terjangkau masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan,” ujar Gabriel dalam keterangannya melalui RRI Labuan Bajo, Kamis 12 Februari 2026.
Berdasarkan data terbaru, kenaikan harga hanya terjadi pada komoditas cabai. Peningkatan tersebut dipengaruhi faktor cuaca yang tidak menentu serta kendala distribusi dari daerah pemasok seperti Bima, Nusa Tenggara Barat, di tengah meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.
Sementara itu, harga sejumlah komoditas utama lainnya seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir masih terpantau stabil dan sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku.
Selain mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak, Disperindag juga mengajak warga berperan aktif dalam pengawasan harga di pasaran. Jika ditemukan adanya indikasi penimbunan atau kenaikan harga tidak wajar, khususnya pada barang bersubsidi, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada Satgas Pangan.
“Kami berharap masyarakat turut berpartisipasi melaporkan dugaan pelanggaran agar stabilitas harga dan kenyamanan berbelanja tetap terjaga,” ungkapnya.
Adapun dengan pemantauan rutin yang dilakukan Satgas Pangan setiap pekan, pemerintah daerah optimistis stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Manggarai Barat dapat terjaga hingga perayaan Idul Fitri, sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....