Keselamatan Pelayaran Penentu Reputasi Labuan Bajo

  • 09 Feb 2026 20:52 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Labuan Bajo – Keselamatan pelayaran dinilai menjadi faktor penentu reputasi internasional pariwisata Labuan Bajo. Kecelakaan kapal wisata, sekecil apa pun, berpotensi memicu travel advisory dari negara asal wisatawan dan berdampak langsung pada kepercayaan pasar global.

Hal tersebut disampaikan Budi Widjadja, perwakilan Gahawisri, dalam wawancara di RRI Labuan Bajo bersama presenter Desy Natalia, Senin, 9 Februari 2026.

Menurut Budi, Labuan Bajo tidak cukup hanya mengandalkan keindahan alam untuk bersaing sebagai destinasi kelas dunia. Standar keselamatan pelayaran harus setara dengan praktik global agar wisatawan, khususnya mancanegara, merasa aman.

“Begitu terjadi kecelakaan, isu itu bisa langsung menjadi berita internasional. Jika sudah muncul travel advisory, dampaknya sangat serius bagi pariwisata Labuan Bajo,” ujarnya.

Ia menjelaskan, wisatawan mancanegara memiliki ekspektasi tinggi terhadap keselamatan, terutama dalam wisata berbasis live on board yang menjadikan kapal sebagai fasilitas utama selama perjalanan. Karena itu, kapal wisata harus dipastikan laik laut, tidak hanya secara administratif, tetapi juga secara fisik.

Budi menyoroti pentingnya pemeriksaan rutin mesin dan lambung kapal, serta ketersediaan alat keselamatan seperti life jacket, sekoci, dan alat pemadam api ringan yang harus dalam kondisi siap pakai. Disiplin terhadap kapasitas muatan juga dinilai krusial untuk mencegah kecelakaan.

Ia menegaskan, ambisi Labuan Bajo sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas akan sulit tercapai jika budaya keselamatan belum menjadi prioritas bersama seluruh pelaku usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....