Keselamatan Pilar Utama Pariwisata Labuan Bajo

  • 09 Feb 2026 20:46 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Labuan Bajo – Keselamatan pelayaran ditegaskan sebagai pilar utama jika Labuan Bajo ingin dikenal sebagai destinasi pariwisata kelas dunia. Tanpa jaminan keamanan, keindahan alam dinilai tidak cukup untuk menjaga kepercayaan wisatawan, khususnya mancanegara.

Hal tersebut disampaikan Budi Widjadja, perwakilan Gahawisri, dalam wawancara di RRI Labuan Bajo bersama presenter Desy Natalia, Senin, 9 Februari 2026.

Menurut Budi, kecelakaan kapal wisata, sekecil apa pun, berpotensi menjadi sorotan media internasional dan dapat memicu travel advisory dari negara asal wisatawan. Kondisi tersebut dinilai sangat berisiko bagi citra Labuan Bajo sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas.

“Labuan Bajo tidak bisa hanya menjual keindahan alam. Keselamatan wisatawan adalah harga mati jika ingin bersaing di level global,” ujarnya.

Ia menambahkan, wisatawan yang datang ke Labuan Bajo memiliki ekspektasi tinggi terhadap standar keselamatan yang setara dengan destinasi internasional lainnya, terutama dalam konsep wisata live on board yang menjadikan kapal sebagai fasilitas utama, bukan sekadar alat transportasi.

Dalam diskusi tersebut, Budi juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap kelaiklautan kapal wisata, mulai dari pemeriksaan mesin, lambung kapal, hingga ketersediaan alat keselamatan seperti life jacket, sekoci, dan alat pemadam api ringan yang harus siap digunakan, bukan sekadar formalitas administrasi.

Selain itu, disiplin terhadap kapasitas muatan kapal dinilai krusial. Praktik membawa penumpang melebihi kapasitas disebut masih menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan laut di kawasan wisata.

Budi menegaskan, ambisi Labuan Bajo menjadi destinasi kelas dunia harus dibarengi dengan budaya keselamatan yang kuat agar wisatawan merasa aman selama beraktivitas di perairan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....