Sambut HPN, Prisma Bersama Lintas Elemen Bersihkan Pasar Inpres Ruteng

  • 08 Feb 2026 09:05 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai – Perhimpunan Jurnalis Manggarai (Prisma) bersama berbagai elemen masyarakat menggelar aksi bersih-bersih saluran drainase di Pasar Inpres Ruteng, Kabupaten Manggarai, Sabtu pagi, 7 Februari 2026. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyongsong Hari Pers Nasional sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya sanitasi lingkungan pasar.

Aksi kolaboratif tersebut melibatkan personel Kodim 1612 Manggarai, Rutan Kelas IIB Ruteng, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), mahasiswa dari PMKRI, GMNI, BEM Unika Santu Paulus, STIE Karya, serta para pelajar yang tergabung dalam OSIS SMA/SMK se-Kota Ruteng.

Kondisi sanitasi Pasar Inpres Ruteng dinilai masih memprihatinkan. Sampah plastik dan sisa sayuran ditemukan menyumbat saluran drainase sehingga menimbulkan genangan air limbah, terutama saat hujan, disertai bau tidak sedap. Di sejumlah lapak, sisa dagangan tampak dibiarkan tanpa pengelolaan yang memadai.

Saat kegiatan berlangsung, sebagian pedagang terlihat belum terlibat aktif dan hanya menyaksikan proses pembersihan area jualan oleh para relawan. Kondisi tersebut menjadi catatan penting dalam upaya membangun kesadaran kolektif menjaga kebersihan pasar.

Ketua Panitia HPN, Wilibrodus Jatam, menegaskan bahwa peran pers tidak hanya berhenti pada pemberitaan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat. “Pers tidak boleh hanya berbicara di ruang redaksi, tetapi juga hadir memberi solusi atas persoalan publik,” kata Wilibrodus di sela kegiatan.

Selain aksi fisik, Prisma juga mendesak Pemerintah Kabupaten Manggarai, khususnya Dinas Lingkungan Hidup, agar lebih serius membenahi fasilitas sanitasi pasar. Desakan tersebut mencakup penyediaan sarana kebersihan yang memadai, pemantauan rutin untuk mencegah pencemaran lingkungan, serta peningkatan edukasi kepada pedagang dan pengunjung pasar.

Guru SMA Karya Ruteng, Helena Donisia Yosoa, yang turut terlibat dalam kegiatan tersebut, menilai kebersihan pasar sangat krusial karena berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat. Keresahan serupa juga disampaikan pengunjung pasar, Maria Kornelia, yang mengaku tetap berbelanja meski merasa tidak nyaman akibat bau dan tumpukan sampah. “Kami sangat mengapresiasi para relawan yang peduli,” kata Maria.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran bersama antara pemerintah daerah, pedagang, dan masyarakat untuk membenahi Pasar Inpres Ruteng agar menjadi ruang aktivitas ekonomi yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....