Sole Oha Simbol Persatuan Budaya Lamaholot
- 04 Feb 2026 21:28 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende —Tarian tradisional Sole Oha menjadi simbol persatuan sekaligus pesan budaya penting bagi generasi muda masyarakat Lamaholot. Warisan budaya ini terus dijaga sebagai identitas sosial yang memperkuat nilai kekeluargaan dan kebersamaan hingga kini.
Sole Oha tidak sekadar hadir sebagai hiburan dalam pesta adat, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan seluruh lapisan masyarakat. Tarian ini merepresentasikan ikatan sosial yang hidup dan mengakar dalam tradisi Lamaholot.
Dalam siaran bincang budaya di Pro 1 RRI, Selasa, 3 Februari 2026, Kepala SDK Witihama sekaligus pencinta budaya Lamaholot dan penulis buku berbasis budaya Lamaholot, Michael Boro Bebe, menjelaskan bahwa Sole Oha dimainkan secara massal oleh laki-laki dan perempuan dari berbagai kelompok usia.
Para penari bergandengan tangan membentuk lingkaran besar, diiringi gerakan kaki yang serempak. Pola ini mencerminkan nilai persatuan, kesetaraan, dan kebersamaan dalam kehidupan masyarakat Lamaholot.
“Sole Oha adalah ekspresi jiwa masyarakat Lamaholot yang menekankan nilai sosial dan kekerabatan,” ujar Michael Boro Bebe.
Di tengah arus modernisasi, Sole Oha menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk mengenal dan memahami akar budaya mereka sendiri. Namun, ia mengakui masih terdapat tantangan karena sebagian anak muda memandang tradisi sebagai sesuatu yang kuno.
Melalui penguatan sanggar budaya, penyelenggaraan festival adat, serta integrasi pendidikan muatan lokal di sekolah, tarian Sole Oha mulai kembali diminati sebagai warisan budaya yang membanggakan. Selain nilai sosial, tarian ini juga mengandung dimensi religius melalui syair doa dan penghormatan kepada leluhur serta Sang Ilahi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....