Hama Ulat Grayak Ancam Tanaman Petani Flotim

  • 02 Feb 2026 07:16 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flores Timur — Dinas Pertanian Kabupaten Flores Timur menyiapkan langkah cepat untuk mengatasi serangan hama ulat grayak yang mulai menyerang tanaman pangan milik petani di sejumlah wilayah. Upaya ini dilakukan guna mencegah meluasnya kerusakan tanaman serta menekan risiko gagal panen.

Kepala Dinas Pertanian Flores Timur, Sebastian Sina Kleden, S.P., mengatakan pihaknya telah menurunkan petugas penyuluh pertanian ke lapangan untuk melakukan pemantauan sekaligus mengidentifikasi tingkat serangan hama di areal pertanian warga.

“Serangan ulat grayak harus ditangani sejak dini. Kami sudah menginstruksikan petugas agar segera melakukan pendampingan kepada petani, terutama di lokasi yang mulai terdampak,” ujar Sebastian saat diwawancarai RRI, Senin, 2 Februari 2026.

Menurutnya, langkah pengendalian dilakukan secara terpadu, mulai dari pengendalian mekanis, penggunaan pestisida nabati, hingga pemanfaatan pestisida kimia secara terbatas sesuai dosis anjuran. Pendekatan ini diterapkan agar pengendalian hama tetap efektif sekaligus ramah lingkungan.

Selain penanganan di lapangan, Dinas Pertanian Flores Timur juga mengintensifkan edukasi kepada petani terkait pola tanam dan sanitasi lahan. Petani diimbau rutin membersihkan sisa tanaman dan gulma yang berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya ulat grayak.

“Kami tidak hanya fokus pada penanganan saat serangan terjadi, tetapi juga pencegahan ke depan. Edukasi penting agar petani dapat mengenali gejala awal dan segera mengambil tindakan,” katanya.

Dinas Pertanian Flores Timur memastikan akan terus berkoordinasi dengan kelompok tani serta pihak terkait lainnya guna menjaga produktivitas pertanian tetap stabil dan langkah pengendalian hama berjalan efektif serta berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....