Sabda Bahagia Yesus Tawarkan Jalan Bahagia Sejati

  • 01 Feb 2026 17:37 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Sabda Bahagia dalam Injil Matius 5:1–12a menegaskan jalan menuju kebahagiaan sejati yang bersumber dari kedekatan dengan Allah, bukan dari ukuran duniawi semata.

Pesan tersebut disampaikan Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kabupaten Ende, Maria Matherdei Susana Neni, S.Ag, dalam siaran Mutiara Pagi Katolik RRI Ende, Minggu, 1 Februari 2026.

Maria menjelaskan, Yesus menyampaikan Sabda Bahagia saat mengajar para murid di atas bukit sebagai pewartaan tentang Kerajaan Allah. Menurutnya, kebahagiaan yang diajarkan Yesus berbeda dengan pandangan dunia yang kerap mengukur bahagia dari harta, pujian, dan kenyamanan hidup.

“Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang memiliki Kerajaan Surga,” menjadi pesan utama Sabda Bahagia. Sikap miskin di hadapan Allah dimaknai sebagai kesadaran bahwa hidup sepenuhnya merupakan anugerah Tuhan, bukan semata hasil kekuatan manusia.

Ia menambahkan, Yesus juga menyebut berbahagia mereka yang berdukacita, lemah lembut, serta lapar dan haus akan kebenaran. Sabda ini menunjukkan bahwa penderitaan dan perjuangan hidup tidak sia-sia di hadapan Tuhan.

Menurut Maria, Sabda Bahagia menguatkan umat untuk tetap setia menjalani hidup dengan penuh pengharapan. Tuhan, kata dia, menjanjikan penghiburan dan keselamatan bagi mereka yang berjalan dalam kebenaran dan kasih.

Renungan Injil tersebut mengajak umat untuk hidup murah hati, membawa damai, dan menjaga kesucian hati sebagai wujud nyata iman dalam kehidupan sehari-hari.

“Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah,” menjadi penegasan bahwa kebahagiaan sejati adalah kebahagiaan yang mengarah pada Kerajaan Surga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....