Dari Sanggar ke Dunia, Tari Manggarai Bertahan

  • 31 Jan 2026 13:30 WIB
  •  Ende

RRI. CO. ID, Ende - Pro 2 RRI Ende menggelar obrolan budaya bertema Menjaga Tari Tetap Hidup bersama seniman Manggarai Maria Floriana Aburman, Senin (26/1/2026). Diskusi menghadirkan Irna Aburman koreografer profesional, membahas perjalanan seni dan tantangan pelestarian tari tradisional Manggarai.

Irna menekuni dunia tari sejak usia sembilan tahun, berawal dari ketertarikan melihat kakak kelas menari tradisional. Ayahnya kemudian mendaftarkan Irna ke sanggar tari, hingga ia mempelajari tari Bali sebelum mendalami budaya sendiri.

Hingga kini Irna telah menciptakan sekitar lima puluh karya tari duet, kelompok, termasuk garapan kolosal sejak dua ribu dua belas. Ia aktif membina Sanggar Karongke di SMA Katolik Setia Bakti sebagai ruang pendidikan karakter berbasis seni tari.

Salah satu tarian karyanya adalah Tiba Meka yang menggambarkan prosesi penyambutan tamu adat Manggarai yang bermakna mendalam. Tarian ini terdiri dari tahapan Pemaka Loce dan Pandep Siripang sebagai simbol penghormatan kepada tamu masyarakat Manggarai.

Dalam proses kreatif Irna menggali inspirasi dari tradisi lisan, ritus adat, serta isu sosial masyarakat setempat. Tahapan penciptaan dimulai dari gagasan eksplorasi gerak, komposisi ruang, hingga desain busana, serta musik pendukung pertunjukan.

Ia menekankan pentingnya inovasi modern tanpa menghilangkan pijakan nilai asli, agar tari tradisional relevan bagi generasi muda. Irna berharap generasi Manggarai mencintai budayanya, konsisten berkarya dan berani menampilkan identitas hingga tingkat internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....