Dua Nelayan Paga Hilang, SAR Terpadu Digelar

  • 28 Jan 2026 06:57 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Perairan selatan Kabupaten Sikka kembali menelan kecemasan warga pesisir. Dua nelayan asal Kecamatan Paga dilaporkan hilang saat melaut dan hingga Senin 26 Januari 2026 sore belum ditemukan.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu 25 Januari 2026 sekitar pukul 15.00 WITA. Dua nelayan, Anwar Mahmud (35) dan Norisius Sapa (31), berangkat menuju rumpon menggunakan perahu bermesin tempel 35 PK.

Rumpon tujuan berada sekitar lima mil laut dari bibir pantai perairan Paga, Kecamatan Paga. Awalnya, pelayaran berlangsung normal hingga petang hari.

Masalah muncul sekitar pukul 18.30 WITA ketika korban sempat menghubungi keluarga. Mereka melaporkan baling-baling mesin perahu terlepas sehingga perahu tidak dapat bermanuver di tengah laut.

Setelah komunikasi terakhir tersebut, kontak dengan kedua nelayan terputus. Keluarga bersama masyarakat pesisir sempat melakukan pencarian awal namun belum membuahkan hasil.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke aparat dan diteruskan sebagai laporan kecelakaan laut. Polres Sikka melalui Sat Polairud langsung berkoordinasi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Maumere.

Berdasarkan data awal, lokasi kejadian berada di Perairan Paga dengan koordinat 8°51'4.73" LS dan 122°03'46.8" BT. Titik tersebut berjarak sekitar 46 kilometer dari daratan dengan radial 208,8 derajat.

Operasi SAR terpadu resmi dimulai Senin 26 Januari 2026 pukul 10.05 WITA. Lima personel tim rescue Kansar Maumere diberangkatkan menuju lokasi dengan membawa rubber boat serta peralatan SAR air dan medis.

Pencarian melibatkan unsur gabungan, mulai dari Kansar Maumere, Sat Polairud Polres Sikka, Ditpolairud Polda NTT, hingga TNI dan masyarakat setempat. Hingga saat ini, kedua korban masih berstatus dalam pencarian dan belum ada laporan korban selamat maupun meninggal.

Polres Sikka menegaskan operasi pencarian akan terus dilakukan secara maksimal. Masyarakat pesisir diimbau tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta mendukung petugas dengan memberikan informasi yang akurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....