Disarpus Bergerak Antar Buku Menjangkau Warga Sikka Inklusif
- 27 Jan 2026 08:12 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Sikka menghadirkan terobosan layanan literasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui Program Disarpus Bergerak, buku kini tidak lagi menunggu pembaca datang ke perpustakaan.
Program ini menyasar peminjam berkebutuhan khusus, lanjut usia, serta pasien rumah sakit dan keluarga pasien. Ragam bacaan yang diantar meliputi buku pengetahuan, cerita anak, komik, hingga bacaan ringan lainnya.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, menjelaskan program tersebut kepada media, Jumat 23 Januari 2026. Ia menegaskan layanan ini dirancang untuk menjawab keterbatasan akses literasi di tengah masyarakat.
Menurut Very, Disarpus Bergerak menjadi solusi bagi warga yang tidak memungkinkan datang langsung ke Perpustakaan Umum Daerah Frans Seda. Keterbatasan fisik, usia, maupun kondisi kesehatan menjadi alasan utama layanan jemput bola ini dijalankan.
Optimalisasi program didukung dua unit kendaraan perpustakaan keliling roda empat dan satu unit kendaraan roda dua. Armada tersebut siap menjangkau wilayah pelayanan, termasuk fasilitas kesehatan dan komunitas masyarakat.
Selain menyasar lansia dan pasien rumah sakit, Disarpus Bergerak juga aktif menjangkau pelajar dan mahasiswa. Kunjungan ke sekolah dan lembaga pendidikan dilakukan untuk menumbuhkan budaya baca sejak dini.
Very berharap layanan ini benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat. Penguatan ekosistem literasi daerah menjadi tujuan jangka panjang dari program tersebut.
Ia juga mengimbau masyarakat, pelajar, dan mahasiswa yang belum terdaftar sebagai anggota perpustakaan daerah agar segera mendaftar. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui tautan https://url-shortener.me/8GUD.
Selama ini, Disarpus Kabupaten Sikka telah melayani keluarga Paduwau, Lapas Kelas II-b Maumere, serta layanan baca di ruang publik dan tempat rekreasi. Melalui Disarpus Bergerak, pemerintah daerah menegaskan akses buku dan pengetahuan adalah hak seluruh warga tanpa kecuali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....