Pemkab-Forkopimda Manggarai Barat Peduli Korban Bencana Alam
- 13 Jan 2026 13:32 WIB
- Ende
KBRN, Manggarai Barat: Kondisi cuaca ekstrem berupa hujan berintensitas sedang disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Manggarai Barat sejak penghujung tahun 2025 hingga memasuki awal tahun 2026. Dampak dari fenomena alam tersebut menyebabkan tiga unit rumah warga di Kecamatan Komodo dan Kecamatan Mbeliling mengalami kerusakan, mulai dari tingkat sedang hingga berat.
Sebagai respons cepat atas kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menunjukkan kepedulian dengan turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan kepada keluarga korban bencana. Penyaluran bantuan dilakukan secara bersama-sama sebagai wujud solidaritas dan sinergi antarinstansi.
Kegiatan peninjauan dan penyerahan bantuan dihadiri oleh Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng, Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Barat Yoanes Kardinto, Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang, Komandan Pangkalan TNI AL Labuan Bajo Letkol Laut (P) Ardian Widjanarko Djajasaputra, Danramil 1630-01/Komodo Kapten Inf Gede Budi Ardana, serta Danpos AU Labuan Bajo Letda Sus Aziz Nugroho.
Salah satu rumah yang terdampak berada di Kampung Culu, Desa Tondong Belang, Kecamatan Mbeliling, milik Yosep Baung. Rumah tersebut mengalami kerusakan pada bagian atap setelah diterjang angin kencang pada Senin siang (12/01/2026).
Selain itu, Forkopimda juga meninjau rumah milik Agustinus Mbaut dan Yohanes B. Saleman yang berlokasi di Dusun Bontang, Desa Watu Nggelek, Kecamatan Komodo. Kedua rumah tersebut mengalami kerusakan serupa akibat cuaca buruk yang terjadi pada hari yang sama. Bantuan diserahkan secara bergantian oleh unsur Forkopimda kepada masing-masing keluarga.
Adapun bantuan yang diberikan meliputi 40 lembar seng, paku seng, beras sebanyak 50 kilogram, makanan siap saji, makanan anak, tenda gulung atau terpal, selimut, peralatan dapur, kasur lipat, serta paket kebutuhan keluarga. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu. Ia juga mengingatkan potensi terjadinya bencana lain seperti angin kencang, gempa bumi, dan tanah longsor.
Bupati Edi juga turut menginstruksikan kepada Kepala Desa Watu Nggelek dan Kepala Desa Tondong Belang, untuk menggerakkan warga melakukan gotong royong guna mempercepat perbaikan rumah-rumah yang rusak. Sementara itu, Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng menekankan pentingnya peran pemerintah desa dalam memantau kondisi wilayah masing-masing serta segera melaporkan kepada pemerintah daerah apabila terjadi bencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....