Banjir Ambrukkan Jalan Provinsi di Utara Flores NTT

  • 12 Jan 2026 18:31 WIB
  •  Ende

KBRN, Ende: Dinas PUPR Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas PUPR Kabupaten Ende merespons cepat bencana banjir yang menyebabkan ambruknya badan jalan di wilayah Utara Pulau Flores. Kejadian ini terjadi di Dusun Maumeri, Desa Wewaria, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende.

Informasi tersebut diterima RRI dari Kepala Desa Wewaria, Firmus Lise, dan pada Senin (12/1/2026) pagi. Mereka melaporkan bahwa badan jalan provinsi ambruk dan mengancam akses transportasi putus total.

Ruas jalan yang terdampak merupakan jalur vital yang menghubungkan tiga kabupaten di Utara Pulau Flores, yakni Sikka, Ende, dan Nagekeo. Jalur ini dikenal sebagai lintasan ramai dengan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik yang tinggi.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Ende, Mustakim Mustaqim Mberu, mengatakan pihaknya langsung menuju lokasi kejadian untuk melihat kondisi lapangan. Ia menegaskan telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT terkait langkah penanganan darurat.

Menurut Mustakim, Gubernur NTT telah memerintahkan agar kerusakan jalan tersebut segera ditangani. Penanganan darurat akan dilakukan sambil terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi sebagai penanggung jawab ruas jalan.

Ia menjelaskan, lokasi ambruknya badan jalan di Kecamatan Wewaria merupakan titik kerusakan baru. Sementara sejumlah titik lain yang rawan ambruk sebelumnya telah dilaporkan ke Dinas PUPR Provinsi NTT.

Mustakim menegaskan pemerintah tidak ingin gegabah dalam mengambil tindakan, namun memastikan akses masyarakat tetap terbuka. Berbagai upaya akan dilakukan agar jalan tersebut tetap bisa dilalui sambil menunggu penanganan permanen.

Sementara itu, Kepala Desa Wewaria, Firmus Lise, menyebut banjir terjadi setelah hujan deras sejak Minggu sore. Jalan tersebut dilaporkan putus pada malam hari akibat tergerus arus banjir.

Firmus menambahkan, saat ini ruas jalan hanya bisa dilalui kendaraan kecil seperti pikap. Ia berharap pemerintah provinsi segera merealisasikan perbaikan, mengingat usulan perbaikan jalan ini telah berulang kali disampaikan melalui reses DPRD Provinsi namun belum terealisasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....