Bekerja Diniatkan Ibadah Jadi Pesan Ramadan Umat Muslim
- 08 Mar 2026 17:43 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Abdul Azis Yasin, Penyuluh Agama Islam dari Kementerian Agama Republik Indonesia di Kabupaten Ende menegaskan bahwa bekerja dalam Islam memiliki nilai ibadah jika dilakukan dengan niat yang benar dan cara yang halal. Pesan tersebut disampaikan pada dialog ramadan, Minggu, 8 Maret 2026, untuk mengingatkan umat Muslim agar tetap produktif selama bulan suci Ramadan.
Menurut Abdul Azis Yasin, dalam pandangan Islam pekerjaan tidak sekadar aktivitas mencari penghasilan. Bekerja juga merupakan bentuk pengabdian kepada Allah jika diniatkan untuk menafkahi keluarga, memberi manfaat bagi orang lain, serta menghindari sikap bergantung pada orang lain.
Ia menjelaskan, Islam menempatkan pekerjaan sebagai aktivitas mulia selama dilakukan secara jujur dan halal. Bahkan pekerjaan sekecil apa pun tetap memiliki nilai kehormatan di hadapan Allah selama dilakukan dengan tanggung jawab dan keikhlasan.
Abdul Azis juga mencontohkan teladan dari Nabi Muhammad SAW dan para sahabat yang tetap aktif menjalankan berbagai aktivitas penting meskipun sedang berpuasa. Salah satu peristiwa yang sering dijadikan contoh adalah Perang Badar yang terjadi pada 17 Ramadan tahun kedua Hijriah.
| Baca juga: Dialog Ramadan Ajak Umat Menata Niat |
Ia menambahkan bahwa agar pekerjaan bernilai ibadah, seorang Muslim perlu memenuhi beberapa prinsip utama. Di antaranya meluruskan niat karena Allah, mencari rezeki yang halal, serta menjalankan pekerjaan secara jujur dan amanah.
Selama Ramadan, umat Muslim juga dianjurkan mengatur waktu secara disiplin agar pekerjaan dan ibadah dapat berjalan seimbang. Dengan manajemen waktu yang baik, seseorang tetap dapat menyelesaikan pekerjaan sekaligus meningkatkan kualitas ibadah seperti salat tepat waktu, membaca Al-Qur’an, dan berzikir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....