Puasa sebagai Perisai Emosi dan Karakter
- 24 Feb 2026 14:30 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Ende, Ivon Erawati Emba, S.Sy, mengajak umat Islam menjadikan Ramadan sebagai madrasah pengendalian diri, bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Ajakan itu disampaikan dalam Dialog Ramadan Pro 1 RRI Ende, Senin, 23 Februari 2026.
Dalam dialog yang membahas manajemen sabar sebagai perisai emosi tersebut, Ivon menjelaskan sabar dalam perspektif Islam merupakan kekuatan aktif jiwa untuk tetap taat, menjauhi maksiat, serta menerima takdir dengan ikhtiar maksimal. Menurutnya, puasa menyatukan tiga bentuk kesabaran sekaligus, yakni sabar dalam ketaatan, sabar menjauhi larangan, dan sabar menghadapi ujian.
| Baca juga: Dialog Ramadan Ajak Umat Menata Niat |
Ia memaparkan, Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 183 menegaskan tujuan puasa untuk membentuk pribadi bertakwa, yang tercermin dalam sikap jujur, disiplin, dan sadar akan pengawasan Allah. Selain itu, hadis riwayat Bukhari dan Muslim menyebut puasa sebagai perisai yang melindungi diri dari perbuatan tercela dan dorongan emosi negatif.
Secara psikologis, kata Ivon, perubahan pola makan dan istirahat selama Ramadan dapat memengaruhi kestabilan emosi seseorang. Penurunan kadar gula darah dan energi berpotensi meningkatkan iritabilitas, sehingga pengelolaan istirahat, olahraga ringan, serta penguatan spiritual menjadi langkah penting menjaga keseimbangan fisik dan mental.
Ia juga menyoroti berbagai ujian kesabaran yang kerap muncul selama Ramadan, baik di rumah, tempat kerja, maupun di jalan. Mulai dari kelelahan menyiapkan sahur dan berbuka, menghadapi perbedaan pendapat, hingga kemacetan menjelang waktu berbuka yang mudah memicu emosi.
Untuk itu, Ivon mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, memanfaatkan Ramadan sebagai momentum pembentukan karakter religius dan sosial. Ia menekankan pentingnya menjaga lisan, memperbanyak zikir, membaca Al-Qur’an, serta membangun empati melalui kepedulian dan sedekah agar Ramadan benar-benar menjadi ruang latihan pengendalian diri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....