Tambah 200 Titik Nobar, Pemerintah Perluas Akses Piala Dunia 2026
- 19 Jun 2026 16:51 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) akan menambah sekitar 200 titik nonton bareng (nobar) Piala Dunia FIFA 2026 di berbagai daerah di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat di berbagai wilayah dapat menikmati ajang sepak bola terbesar dunia secara lebih merata.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengatakan penambahan titik nobar akan melibatkan jaringan komunikasi publik di daerah, komunitas digital, relawan digital, hingga mitra strategis lainnya. Menurutnya, pemerintah ingin kemeriahan Piala Dunia dapat dirasakan hingga ke daerah-daerah.
“Dari ekosistem Kemkomdigi, kami akan menambah sekitar 200 titik nobar yang melibatkan jaringan Diskominfo daerah, komunitas, relawan digital, dan berbagai mitra ekosistem kami. Kami ingin kemeriahan Piala Dunia benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke berbagai daerah,” ujarnya usai menghadiri acara Semarak Bola Gembira TVRI: Konser Menyambut Piala Dunia FIFA 2026 di Kantor Pusat TVRI Nasional, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis 11 Juni 2026.
Meutya menilai penunjukan TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2026 menjadi momentum penting bagi televisi publik Indonesia. Untuk pertama kalinya setelah reformasi, TVRI kembali dipercaya menayangkan turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Menurut Meutya, keberhasilan TVRI mendapatkan hak siar Piala Dunia tidak terlepas dari dukungan pemerintah pusat. Ia menyebut perhatian Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu faktor penting agar masyarakat dapat menikmati pertandingan melalui televisi publik.
“Ini adalah sejarah baru bagi TVRI. Setelah reformasi, untuk pertama kalinya TVRI kembali mendapatkan amanah menayangkan Piala Dunia,” katanya.
Selain menjadi hiburan olahraga, Meutya menilai Piala Dunia juga memiliki dampak sosial yang besar bagi masyarakat. Ajang tersebut dinilai mampu memperkuat semangat sportivitas, kebersamaan, dan persatuan di tengah masyarakat Indonesia.
“Piala Dunia bukan sekadar tontonan, ini adalah ruang untuk membangun sportivitas, semangat kompetisi yang sehat, sekaligus memperkuat rasa persatuan di tengah masyarakat Indonesia,” ucapnya.
Berdasarkan data TVRI, saat ini tercatat hampir 12 ribu titik nobar telah tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah menjelang dimulainya turnamen pada tahun 2026 mendatang.
Kemkomdigi juga memastikan masyarakat di wilayah dengan keterbatasan konektivitas tetap dapat mengakses siaran pertandingan. Pemerintah akan berkoordinasi dengan TVRI, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan berbagai pihak terkait untuk menyiapkan dukungan jaringan komunikasi.
“Kami ingin memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal untuk menikmati momen bersejarah ini. Jika terdapat wilayah dengan tantangan konektivitas, pemerintah akan menyiapkan berbagai solusi agar masyarakat tetap dapat menyaksikan pertandingan dengan baik,” ucapnya.
Melalui perluasan titik nobar dan dukungan konektivitas tersebut, pemerintah berharap seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati atmosfer Piala Dunia 2026 secara bersama-sama. Selain menjadi hiburan, momentum ini juga diharapkan memperkuat kebersamaan masyarakat melalui olahraga sepak bola.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....