IAI Dorong Bangunan Knockdown untuk Antisipasi Bencana
- 16 Sep 2026 22:48 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) mendorong pengembangan prototipe bangunan knockdown atau bongkar pasang yang dapat dimanfaatkan sebagai infrastruktur darurat saat terjadi bencana.
Ketua Umum IAI, Georgius Budi Yulianto, mengatakan konsep tersebut dapat diterapkan pada berbagai jenis bangunan, mulai dari rumah tinggal, kantor, hingga fasilitas komunal seperti balai warga.
Menurutnya, Indonesia merupakan wilayah yang rawan bencana sehingga pembangunan infrastruktur perlu mempertimbangkan kondisi tersebut sejak tahap perencanaan.
“Menurut saya, kita harus punya prototipe bangunan yang bisa jadi rumah tinggal, bisa jadi kantor, bisa jadi balai RW, yang bisa bongkar pasang,” ujar Georgius dalam kegiatan Rakernas IAI 2026 di Hotel Crowne Plaza Labuan Bajo, Manggarai Barat, Rabu 16 September 2026.
Ia juga menjelaskan, konsep bangunan knockdown dapat menjadi bagian dari sistem infrastruktur yang disiapkan untuk menghadapi kondisi darurat. Ketika bencana terjadi, bangunan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai tempat tinggal sementara maupun fasilitas pelayanan masyarakat.
Georgius menilai kebutuhan terhadap konsep tersebut penting karena bencana tidak dapat sepenuhnya dihindari, termasuk di wilayah Indonesia yang berada dalam kawasan Cincin Api Pasifik.
“Jadi memang kita perlu sistem rumah dan infrastruktur yang knockdown. Ketika ada kebencanaan, dia siap menjadi tempat darurat,” ungkapnya.
Selain mendorong prototipe bangunan, IAI juga melakukan pendampingan kepada masyarakat terdampak gempa Flores melalui program IAI Hadir. Tim arsitek melakukan pemetaan dan quick assessment sebelum dilanjutkan dengan edukasi mengenai pembangunan bangunan yang aman dan sesuai dengan kondisi lingkungan.
Lebih lanjut Georgius menegaskan, pembangunan rumah aman tidak harus menggunakan material yang mahal. Hal terpenting adalah penerapan metode konstruksi yang tepat serta memperhatikan aspek keselamatan dan mitigasi bencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....