Pameran IAI NTT di Rakernas 2026 Jadi Ruang Edukasi dan Promosi Karya Lokal

  • 16 Sep 2026 22:49 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Pameran karya arsitek Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) di Labuan Bajo, Manggarai Barat, menjadi ruang untuk memperkenalkan karya sekaligus gagasan arsitek lokal kepada masyarakat.

Ketua IAI NTT, Luiz Wilson, mengatakan pameran tersebut terbuka untuk umum sehingga masyarakat dapat melihat karya arsitek NTT sekaligus memahami pentingnya perencanaan dalam pembangunan.

“Kalau kita mau membangun, sebenarnya butuh arsitek. Karena arsitek tidak sekadar membangun, tetapi ada estetika, fungsi, dan konsep yang diperhatikan,” ujar Luiz saat ditemui media di sela kegiatannya, Rabu 16 September 2026.

Menurut Luiz, pameran juga menjadi kesempatan bagi arsitek NTT untuk memperkenalkan karya dan gagasan mereka kepada masyarakat maupun peserta Rakernas IAI dari berbagai daerah.

Salah satu arsitek asal NTT yang memamerkan karyanya adalah Hendrik Tara. Ia menampilkan desain Bahtera Wacana, bangunan yang memadukan fungsi gedung olahraga dan auditorium.

Hendrik mengatakan konsep Bahtera Wacana terinspirasi dari Imago Dei yang dimaknai sebagai citra Allah dan diterjemahkan dalam konsep bahtera kehidupan. Desain tersebut juga mengakomodasi nilai spiritual, sejarah kawasan, budaya NTT, serta gagasan tentang masa depan.

“Harapan masa depan itu terkonsep dalam bentuk bangunan yang agak lengkung, sebagai simbol transformasi masa depan,” jelasnya.

Menurutnya, bangunan tersebut dirancang multifungsi. Selain digunakan untuk aktivitas mahasiswa PJKR, bangunan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan wisuda maupun kegiatan publik lainnya.

Hendrik juga menyebut aspek keselamatan juga menjadi perhatian dalam perencanaan, khususnya karena NTT merupakan wilayah yang memiliki risiko gempa.

“Untuk perhitungan strukturnya sudah dikaji semua secara perhitungan struktur dan mengikuti standar gempa,” ucapnya.

Lebih lanjut, dirinya menilai gempa Flores menjadi momentum bagi masyarakat untuk semakin memahami pentingnya perencanaan bangunan. Menurutnya, pembangunan rumah maupun gedung, khususnya bangunan bertingkat, perlu memperhatikan kondisi tanah dan perhitungan struktur.

Ia juga menyebut rumah kayu dan bambu dapat menjadi alternatif konstruksi, selama material yang digunakan berkualitas dan pembangunan dilakukan dengan perencanaan yang tepat.

Selain pameran karya arsitek NTT, Rakernas IAI di Labuan Bajo turut menghadirkan pameran material dari sejumlah vendor dan agenda organisasi lainnya. Pameran tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 15 hingga 18 September 2026, di Hotel Crowne Plaza Labuan Bajo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....