20 Ruas Jalan dan 14 Jembatan Terdampak Gempa di NTT

  • 16 Sep 2026 09:40 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti menyebut gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) berdampak pada sejumlah infrastruktur, termasuk ruas jalan dan jembatan.

Berdasarkan pendataan sementara Kementerian PU, terdapat 20 ruas jalan dan 14 jembatan yang mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.

Hal ini disampaikan dalam sambutannya saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) di Hotel Crowne Plaza Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Selasa 15 September 2026 malam.

Ia juga menyampaikan, kondisi jalan nasional di wilayah terdampak relatif masih dapat digunakan. Gangguan yang ditemukan pada sejumlah titik umumnya berupa material longsoran yang menutup badan jalan dan langsung ditangani petugas.

“Jalan nasional di sini hanya longsoran-longsoran saja, jadi dibersihkan. Setelah dibersihkan, jalan bisa digunakan,” ucap Diana.

Sementara itu, untuk jalan yang menjadi kewenangan daerah, Kementerian PU masih perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan tingkat kerusakan dan kebutuhan penanganannya.

Selain jalan dan jembatan, pendataan juga mencakup infrastruktur lainnya, seperti daerah irigasi, bendung serta sarana penyediaan air minum yang terdampak gempa.

Lebih lanjut, Diana mengatakan hasil pendataan akan menjadi dasar dalam menentukan penanganan masing-masing infrastruktur. Pemerintah pusat dan daerah nantinya dapat berbagi tugas sesuai tingkat kerusakan dan kewenangannya.

Kementerian PU juga telah menyiapkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak, termasuk pengiriman mobil tangki air ke wilayah yang membutuhkan.

Diana menegaskan, proses penanganan infrastruktur pascabencana harus dilakukan secara terukur agar fasilitas yang terdampak dapat kembali berfungsi dan aktivitas masyarakat tidak terganggu dalam waktu lama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....