Dinkes Mabar Imbau Warga Manfaatkan Layanan Dokter Spesialis Pascagempa
- 14 Sep 2026 16:56 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengimbau masyarakat memanfaatkan pelayanan kesehatan yang menghadirkan dokter spesialis langsung ke wilayah terdampak gempa.
Imbauan tersebut disampaikan seiring pelaksanaan mobile clinic hasil kerja sama Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat dengan tim relawan Pusat Krisis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di wilayah kerja Puskesmas Warsawe, Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Tarsisius Cai, mengatakan kehadiran dokter spesialis di tengah masyarakat menjadi kesempatan yang perlu dimanfaatkan, terutama bagi warga yang memiliki keluhan kesehatan maupun membutuhkan konsultasi.
“Karena dokter spesialis biasanya kita temukan saat berkunjung ke rumah sakit. Tetapi karena mereka datang langsung ke masyarakat, kami mengimbau masyarakat untuk ikut berpartisipasi, baik yang sudah mengalami sakit maupun yang ingin berkonsultasi,” ujar Tarsisius.
Pelayanan tersebut melibatkan 19 relawan kesehatan yang terdiri dari dokter umum, dokter spesialis anak, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn), psikolog, perawat, apoteker, asisten apoteker serta tenaga kesehatan lainnya.
Menurutnya, pelayanan diprioritaskan pada puskesmas yang terdampak gempa. Dari 26 puskesmas yang tersebar di 12 kecamatan di Manggarai Barat, sebanyak 19 puskesmas tercatat terdampak berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kesehatan.
Dirinya juga menjelaskan, pelayanan kesehatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan setelah masa tanggap darurat bencana berakhir.
Tim relawan kesehatan batch kedua dijadwalkan bertugas hingga 19 September 2026 sejak 9 September 2025. Sebanyak 19 relawan dibagi dalam dua tim untuk mendukung pelayanan di sejumlah wilayah terdampak.
Tarsisius menambahkan, pelayanan tidak hanya ditujukan bagi warga yang sedang sakit. Masyarakat juga dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan, termasuk kebutuhan kesehatan ibu hamil, bayi baru lahir, balita, anak-anak, remaja, orang dewasa hingga lansia.
Dinas Kesehatan berharap, kehadiran tim relawan dan dokter spesialis dapat membantu meningkatkan akses pelayanan kesehatan masyarakat selama proses pemulihan pascagempa di Manggarai Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....