Kemendikdasmen Dirikan Tenda Belajar Pascagempa NTT
- 01 Sep 2026 20:38 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ngada – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memastikan proses pendidikan tetap berjalan bagi murid dan guru yang terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyediakan ruang belajar sementara melalui tenda pendidikan bagi sekolah yang terdampak bencana.
Langkah ini menjadi bagian dari pemulihan sektor pendidikan sekaligus memastikan murid tetap mendapatkan hak belajar di tengah kondisi pascagempa. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengatakan pemulihan pendidikan pascabencana dilakukan secara bertahap, tidak hanya melalui pembangunan dan perbaikan sarana prasarana, tetapi juga dengan memastikan kondisi psikologis warga sekolah mendapat perhatian.
“Untuk pembangunan fisik dan rekonstruksi secara bertahap dengan menggunakan dana revitalisasi,” ujar Abdul Mu’ti, pada saat kunjungan di kabupaten Ngada, Senin 23 Agustus lalu.
Menurutnya, pemerintah juga membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak, termasuk organisasi sosial dan perguruan tinggi. Upaya penyediaan fasilitas belajar sementara dinilai penting agar aktivitas pendidikan tidak terhenti terlalu lama akibat kerusakan maupun kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih.
Selain memastikan keberlanjutan pembelajaran, Kemendikdasmen juga memberikan perhatian terhadap kondisi mental murid dan guru. Dukungan tersebut dilakukan melalui layanan psikososial yang melibatkan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI).
Pemulihan pendidikan pascagempa dengan demikian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penyediaan ruang belajar sementara, rekonstruksi sarana pendidikan hingga pendampingan psikologis bagi warga sekolah terdampak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....