MIS Fatimiyah Ende Mulai Pembelajaran Darurat Hari Ini

  • 31 Agt 2026 11:32 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende — Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Fatimiyah Ende mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) hari ini, Senin 31 Agustus 2026, di tengah situasi wilayah yang masih berada dalam masa tanggap darurat pascagempa bumi dan potensi gempa susulan. Untuk menjamin keselamatan siswa dan tenaga pendidik, proses pembelajaran sementara dilaksanakan menggunakan tenda darurat yang disiapkan di halaman madrasah sebagai ruang kelas.

Kepala MIS Fatimiyah Ende, Zainab Ahmad, S.Pd.SD, mengatakan proses KBM tetap dilaksanakan agar pendidikan siswa terus berjalan. Namun, pelaksanaannya tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan seluruh siswa serta tenaga pendidik.

“Kita mulai pembelajaran hari ini dengan menggunakan tenda darurat di halaman madrasah. Ini merupakan upaya kita agar proses belajar anak-anak tetap berjalan, tetapi keselamatan siswa dan guru tetap menjadi prioritas utama,” ujar Zainab.

Ia menjelaskan, pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan pengaturan waktu yang disesuaikan dengan kondisi darurat dimana siswa kelas 1 dan 2 mengikuti pembelajaran mulai pukul 07.00 hingga 09.30 WITA. Sementara siswa kelas 3 hingga kelas 6 mengikuti pembelajaran mulai pukul 07.00 hingga 11.00 WITA.

Zainab mengatakan materi pembelajaran tetap menyesuaikan jadwal pelajaran darurat yang sebelumnya telah disampaikan kepada para orang tua siswa. Menurutnya, dukungan orang tua sangat penting dalam memastikan anak-anak tetap mengikuti proses pembelajaran, sekaligus memperhatikan kondisi psikologis dan keselamatan mereka selama masa tanggap darurat.

“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh orang tua agar proses pembelajaran darurat ini berjalan lancar. Semoga seluruh keluarga besar MIS Fatimiyah Ende senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan dan perlindungan oleh Allah SWT,” katanya.

Dimulainya KBM di tenda darurat menjadi bentuk komitmen MIS Fatimiyah Ende untuk memastikan proses pendidikan tetap berlangsung di tengah situasi pascabencana. Keselamatan seluruh warga madrasah tetap menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan pembelajaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....