Menteri PPPA Soroti Nasib Anak Korban Gempa yang Kehilangan Orang Tua
- 24 Agt 2026 14:56 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifah Choiri Fauzi, menyoroti kondisi anak-anak korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang kehilangan orang tua akibat bencana.
Hal itu disampaikan Arifah saat mengunjungi warga terdampak gempa di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Senin 24 Agustus 2026. Dalam kunjungan tersebut, ia juga menyapa dan berbincang dengan sejumlah anak yang sedang menjalani masa pemulihan.
Arifah mengatakan pemerintah akan berkolaborasi untuk memastikan anak-anak korban gempa tetap mendapatkan perlindungan dan perhatian, termasuk bagi mereka yang kehilangan orang tua maupun khawatir tidak dapat melanjutkan pendidikan.
“Kita ada kementerian yang nanti berkolaborasi, siapa melakukan apa. Pasti ini anak-anak bangsa Indonesia, anak-anak kita semua, dan pasti kita akan mencoba melakukan yang terbaik untuk anak-anak kita,” ujar Arifah.
Menurutnya, penanganan terhadap anak-anak terdampak bencana tidak hanya dilakukan pada masa tanggap darurat, tetapi juga perlu dilanjutkan dalam tahap pemulihan pascabencana.
Dalam kunjungannya, Kementerian PPPA turut memberikan dukungan bagi perempuan dan anak sesuai kebutuhan yang telah dikoordinasikan dengan pemerintah daerah. Salah satunya berupa tongkat untuk seorang ibu yang mengalami kesulitan berjalan.
Sementara bagi anak-anak korban gempa yang mengalami patah tulang, Kementerian PPPA memberikan mainan untuk membantu mereka tetap beraktivitas selama masa pemulihan.
Arifah menegaskan pemerintah bersama kementerian dan lembaga terkait akan terus berupaya memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak gempa, dengan perhatian khusus terhadap kelompok perempuan dan anak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....