Akses Sulit Dijangkau, Wapres Tinjau Kondisi Warga Kampung Waso

  • 21 Agt 2026 21:03 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Timur – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menempuh perjalanan menggunakan sepeda motor untuk menjangkau Kampung Waso, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Jumat 21 Agutus 2026.

Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi warga terdampak bencana sekaligus memastikan kebutuhan penanganan di lapangan.

Medan dan akses menuju Kampung Waso menjadi tantangan tersendiri dalam menjangkau masyarakat terdampak. Kawasan tersebut merupakan salah satu lokasi pengungsian warga yang terdampak bencana di Manggarai Timur.

Menggunakan sepeda motor, Wapres menempuh akses menuju Kampung Waso sambil melihat kondisi lingkungan dan kehidupan masyarakat terdampak. Kehadiran Wapres di lokasi menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan penanganan bencana dan pemulihan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Dalam kunjungannya, Wapres berdialog langsung dengan sejumlah warga untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan yang masih diperlukan selama masa penanganan pascabencana.

Salah satunya Aisyah, warga setempat yang menyampaikan kondisi rumahnya kepada Wapres. Wapres kemudian memastikan proses pendataan terhadap rumah warga terdampak telah dilakukan.

“Sudah didata?” tanya Wapres.

“Sudah,” jawab Aisyah.

“Tinggal di posko dulu sementara, ya, Bu,” ujar Wapres.

Selain berdialog dengan warga, Wapres juga memberikan arahan kepada jajaran terkait untuk mempercepat pemulihan berbagai layanan dasar yang terdampak bencana. Ia meminta rumah sakit darurat segera disiapkan serta mendorong percepatan perbaikan infrastruktur irigasi, rumah ibadah, dan fasilitas pendidikan.

“Rumah sakit darurat itu penting. Tadi ada lagi perbaikan irigasi, rumah ibadah, sekolah juga, dan itu harus dibangun dari nol,” ungkap Wapres.

Manggarai Timur menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak berat akibat rangkaian guncangan bencana. Data yang disampaikan mencatat 24 orang meninggal dunia dan 19.803 jiwa mengungsi di sejumlah posko darurat.

Selain itu, sebanyak 9.647 unit rumah warga mengalami kerusakan parah. Sebanyak 1.034 fasilitas umum dan fasilitas pemerintah turut terdampak, termasuk fasilitas pendidikan dan rumah ibadah.

Peninjauan langsung Wapres di Kampung Waso menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kebijakan penanganan bencana sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Pemerintah juga mendorong agar pemulihan berbagai kebutuhan dasar warga terdampak dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....