Pemerintah Pusat Tanggung Perbaikan Sawah Rusak akibat Gempa di NTT
- 19 Agt 2026 18:49 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai - Pemerintah pusat memastikan kerusakan lahan pertanian akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan mendapat bantuan perbaikan. Tidak hanya sawah, tanaman perkebunan milik warga yang terdampak juga akan mendapat penggantian.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, mengatakan pemerintah akan menanggung perbaikan sawah dan jaringan irigasi tersier yang rusak akibat bencana.
“Sawah yang rusak, irigasi tersier, terutama sawah, kita akan perbaiki dan itu ditanggung oleh pemerintah pusat. Kami yang jamin,” ujar Amran saat meninjau Posko Barang Kolong, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Rabu 19 Agustus 2026.
Selain lahan pertanian, pemerintah juga menyiapkan penggantian bagi tanaman perkebunan masyarakat yang mengalami kerusakan. Komoditas yang akan mendapat perhatian antara lain kopi, kakao, dan kelapa.
Amran menyebutkan, anggaran untuk penanganan kerusakan sektor pertanian tersebut telah tersedia. Pemerintah daerah diminta segera melaporkan kerusakan yang dialami masyarakat agar proses bantuan dapat dilakukan.
“Kalau ada tanaman kopi, kakao, kelapa, itu juga kita ganti. Sekarang sudah ada anggarannya. Tapi nanti tinggal mereka melapor,” katanya.
Menurutnya, proses pengajuan bantuan cukup dilakukan melalui pemerintah daerah. Bupati atau kepala dinas terkait dapat menyampaikan laporan kerusakan kepada pemerintah pusat sehingga bantuan dapat segera diproses.
Lebih lanjut, dirinya juga menegaskan, pemerintah akan mempercepat proses penanganan dan tidak ingin masyarakat dipersulit oleh prosedur birokrasi dalam memperoleh bantuan pascabencana.
“Kita jangan permudah. Itu bypass semua. Itu perintah Bapak Presiden. Jangan persulit rakyat kita, orang kita, rakyat Indonesia yang butuh bantuan,” ungkapnya.
Selain perbaikan lahan dan irigasi, pemerintah juga akan mengirimkan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk mendukung pemulihan aktivitas pertanian masyarakat yang terdampak gempa. Bantuan tersebut diharapkan mempercepat petani kembali mengolah lahan dan memulihkan produksi pertanian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....